Membedakan Validasi dan Verifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan

Dalam penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, seringkali ditemukan adanya istilah yang terkait dengan validasi dan verifikasi. Istilah ini tentu saja berbeda, namun banyak yang mempergunakan istilah kedua hal tersebut dalam definisi yang saling tertukar. Untuk dapat membedakan, ilustrasi berikut dapat dipergunakan untuk dapat membedakan validasi dan verifikasi.

Baik validasi dan verifikasi, keduanya sangat penting dan wajib dijalankan dalam industri yang menerapkan manajemen keamanan pangan. Ada baiknya perusahaan memastikan kedua pelaksanaan dijalankan dengan tepat. Mempergunakan referensi eksternal yang berpengalaman akan sangat membantu perusahaan dalam menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

7 Kesalahan dalam Mengimplementasi Keamanan Pangan pada Industri Kemasan

Penerapan atas keamanan pangan pada industri kemasan pangan adalah hal yang sangat penting dijalankan untuk memastikan agar rantai pangan dapat berjalan dengan baik. Dalam proses implementasinya, seringkali banyak industri kemanan pangan mengalami kesulitan dalam proses penerapan keamanan pangannya. Untuk dapat menghindari adanya penyimpangan yang terkait dengan implemetasi keamanan pangan, berikut ini adalah 7 kesalahan yang sebaiknya dihindari dalam proses implementasi keaman pangan itu sendiri.

Lalu bagaimana dengan pelaksanaan yang tepat terkait dengan penerapan keamanan pangan pada kemasan? Pastikan perusahaan kemasan tidak melakukan kesalahan dalam penerapan keamanan pangannya agar dapat memberikan output kualitas dan keamanan pangan yang tepat dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Membedakan CCP dan OPRP

Dalam penanganan standar keamanan pangan, istilah CCP (Critical Control Point) dan OPRP (Operational Pre Requisite Program) adalah istilah yang seringkali ditemukan. Khususnya untuk perusahaan yang menjalankan implementasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan, yaitu ISO 22000 dan FSSC. Pengendalian atas bahaya pada kedua jenis pengendalian ini dijalankan pada tahapan bahaya kritis, namun secara penerapan terdapat perbedaan yang terkait dengan pengendalian yang dimaksud. Lalu bagaimana proses pengendaliannya dijalankan.

Penerapan terkait dengan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, pelaksanaan terkait dengan pengendalian prioritas yang terkait dengan penerapan ORPP dan CCP. Hal ini bertujuan untuk dapat memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan Pangan dapat terkendali secara efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Memahami Revisi Perubahan yang Terkait dengan BRCGS Versi 9

Proses sertifikasi keamanan pangan, BRCGS (British Retail Consortium) terdapat perubahan yang terkait dengan status persyaratan yang dimaksud dari versi 8 menjadi versi 9 pada tahun 2023. Untuk dapat lebih memahami perubahan tersebut, berikut ini adalah persyaratan yang dimaksudkan tersebut.

Mempertimbangkan perubahan yang dimaksud, ada baiknya perusahaan meningkatkan kualitas pelaksanaan sistem dengan melakukan proses evaluasi kondisi yang ada saat ini dengan standar yang dipersyaratkan dalam perusahaan. Dari hasil evaluasi tersebut, kemudian dilakukan proses penetapan tindak lanjut atas kebutuhan untuk proses perbaikan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pengembangan dan peningkatan dari implementasi keamanan pangan dan kualitas. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Sertifikasi BRCGS pada Industri Perikanan

Penerapan atas keamanan pangan pada industri perikanan adalah hal umum yang menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk memenuhi. Sertifikasi HACCP adalah sertifikasi wajib untuk pengelola produk perikanan sesuai dengan regulasi dan peruntukan penjualan atas produk. Peningkatan sertifikasi dapat dilakukan terkait dengan melakukan proses sertifikasi BRCGS (British Retail Consortium Global Certification) yang dapat meningkatkan luasan penjaminan keamanan pangan dari industri itu sendiri.

Lalu apa saja manfaat yang dapat dimiliki oleh industri perikanan terkait dengan pelaksanaan sertifikasi BRCGS itu sendiri.

Lakukan proses pengembangan dan implementasi yang terkait dengan persyaratan BRCGS, sebelum menjalankan audit sertifikasi. Tidak ada salahnya perusahaan mempergunakan referensi eksternal yang tepat untuk melakukan penyusunan dan sertifikasi BRCGS. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pengendalian CCP yang Tepat pada Industri Pangan

Dalam menjalankan HACCP, industri pangan/kemasan pangan diwajibkan untuk menjalankan proses penyusunan HACCP Plan. Hal ini termasuk di dalamnya adalah penetapan CCP sesuai dengan kaidah aturan persyaratan keamanan pangan. Untuk dapat menjalankan Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang tepat, perusahaan dapat mempelajari terkait dengan ilustrasi atas pengendalian CCP.

Melihat informasi yang terkait dengan pengendalian CCP, proses kajian yang terkait dengan sistem pengendalian keamanan pangan perlu untuk dijalankan dengan lebih baik dan akurat. Penggunaan referensi eksternal yang berpengalaman dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan output yang terkait dengan persyaratan keamanan pangan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mempelajari Dokumen Wajib pada Sistem Manajemen Keamanan Pangan

Penerapan atas Sistem Manajemen Keamanan Pangan dijalankan dengan menyusun sistem yang terstruktur dan sistematis. Dimana di dalamnya terdapat kebutuhan untuk melengkapi dengan dokumentasi yang menjadi persyaratan wajib sesuai dengan jenis sertifikasi yang dipilih oleh perusahaan/organisasi. Lalu jenis dokumen apa saja yang wajib dimiliki pada Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

Penyusunan dokumen sebaiknya dijalankan oleh perusahaan dengan tepat dan sesuai dengan persyaratan serta kondisi dalam perusahaan serta produk yang dikembangkan. Lakukan pemastian bahwa sistem yang perusahaan susun adalah sesuai dengan persyaratan standar yang telah ditetapkan, pastikan perusahaan mempergunakan referensi eksternal yang tepat dalam perusahaan agar sistem dapat melindungi produk dan perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Memilih Badan Sertifikasi Keamanan Pangan yang Tepat

Proses sertifikasi adalah suatu tahapan strategis yang terkait dengan komitmen. Salah satu aspek komitmen yang penting adalah melakukan proses pemilihan badan sertifikasi. Selain investasi yang tinggi, penggunaan badan sertifikasi ini menjadi bagian dari perkembangan bisnis khususnya implementasi yang terkait dengan persyaratan keamanan pangan.

Mempertimbangkan dari informasi tersebut, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan menjadi hal yang penting terkait dengan proses sertifikasi. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk melakukan proses pemilihan badan sertifikasi yang dimaksud. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pengendalian Allergen pada Industri Pangan

Allergen adalah salah satu resiko yang terkait dengan bahaya keamanan pangan pada HACCP. Pengendalian menjadi wajib untuk industri pangan, dimana proses pengendalian ini dijalankan dengan langkah sesuai dengan ilustrasi berikut ini.

Proses pengendalian allergen seharusnya dilakukan dengan tepat dan serius oleh perusahaan. Hal ini bertujuan selain menjaga keamanan konsumen, juga untuk memastikan kepatuhan yang terkait dengan proses pengendalian allergen. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk proses pengendalian allergen pada industri pangan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menjalankan GMP yang Tepat pada Industri Perikanan

Industri pengolahan perikanan harus dipastikan memiliki Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang efektif. Mempertimbangkan persyaratan regulasi, produk yan aman menjadi tujuan penting khususnya untuk pelanggan ekspor. Persyaratan pengoahan produk perikanan yang tepat menjadi persyaratan ekspor dan peraturan yang ditetapkan dalam spesifikasi.

Pengelolaan atas keamanan pangan di dalam perusahaan industri perikanan adalah kewajiban untuk dijalankan dan diimplementasikan. Untuk dapat mengoptimalkan implementasi prinsip persyaratan keamanan pangan, lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)