Menjalankan Proses Kalibrasi Internal Auditor ISO

Saat ini telah terbit standar yang menjadi panduan dari kegiatan audit Sistem Manajemen baik itu yang berbasiskan ISO 19011:2026, dimana salah satu perubahan tersebut adalah terkait dengan penetapan kompetensi dari personel yang menjalankan kegiatan internal audit. Proses implementasi yang dijalankan salah satunya adalah melakukan evaluasi kompetensi termasuk di dalamnya adalah menjalankan proses kalibrasi dari auditor.

Proses kalibrasi internal auditor sendiri memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, salah satunya adalah memberikan kualitas internal audit yang tepat dan fokus sesuai dengan kebutuhan persyaratan sistem. Hal ini tentu menjadi bagian penting dalam menjalankan proses perbaikan berkesinambungan dalam Sistem Manajemen ISO. Berikut ini adalah proses kalibrasi internal audit yang dapat dilakukan.

Proses kalibrasi ini sebaiknya didesain dengan tepat dengan menjalanka validasi dengan referensi yang telah berpengalaman. Dengan kalibrasi, diharapkan kegiatan internal audit dapat memberikan kontribusi yang positif dalam sistem manajemen yang dijalankan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mengembangkan Vendor Sesuai dengan ISO 37001:2025

Dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Korupsi ISO 37001:2025, vendor/pemasok menjadi salah satu stakeholder yang kritikal yang membutuhkan adanya pengendalian yang tepat. Adapun proses pengendalian yang dijalankan bertujuan untuk memastikan bahwa vendor mematuhi kebijakan serta persyaratan anti korupsi yang dijalankan dalam perusahaan. Lakukan proses pengembangan vendor dengan tepat sesuai dengan diagram sebagai berikut.

Lakukan proses penyusunan dan pengembangan sistem pengendalian pemasok yang tepat agar implementasi dari ISO 37001:2025 dapat berjalan dengan efektif di dalam organisasi. Mempergunakan referensi eksternal yang tepat serta memiliki pengalaman dalam implementasi ISO 37001:2025, tentu akan memberikan nlai lebih dari proses implementasi yang dijalankan, (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mengembangkan Budaya Anti Korupsi Sesuai dengan Persyaratan ISO 37001:2025

Penerapan ISO 37001:2025, mempersyaratakan adanya budaya anti korupsi yang diimplementasikan di dalam perusahaan. Adapun penerapan dari budaya itu sendiri membutuhkan suatu tahapan proses yang mendetail dan program yang terstruktur. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penerapan budaya yang hanya bersifat jargon saja.

Lalu bagaimana perusahaan mengembangkan budaya anti korupsi yang tepat? Berikut ini adalah gambaran bagaimana perusahaan dapat mengembangkan budaya anti korupsi di dalam organisasi dengan tepat.

Untuk mendapatkan pendekatan yang lebih mendetail atas pengembangan budaya anti korupsi tersebut, perusahaan dapat mempergunakan referensi eksternal yang berpengelaman dalam melakukan pengembnangan budaya perusahaan. Lakukan penyusunan program budaya dengan tepat untuk memaksimalkan implementasi budaya perusahaan di organisasi Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)