Menghitung Nilai Produktifitas Perusahaan

Banyak perusahaan yang mengukur target berdasarkan pada persyaratan untuk mengembalikan nilai investasi perusahaan. Namun, secara aktual, proses perhitungan produktifitas itu sendiri menjadi tantangan perusahaan. Lalu bagaimana melakukan proses pengukuran produktifitas.

(1)Penilaian Produktifitas Berdasarkan Rasio Kemampuan Maksimal Kapasitas Produksi

Melakukan proses identifikasi terkait dengan kapasitas terpasang yang ditetapkan dalam kegiatan produksi. Bagaimana status produksi tersebut dijalankan.

(2) Mengukur Waiting Time

Penurunan nilai produktifitas dapat dijalankan dengan melakukan pengukuran waiting time. Adanya proses penundaan dan trandit dapat mrnurunkan nilai produktifitas.

(3) Mengukur Rasio Pasar

Realisasi produktifitas dapat dilakukan pengukuran berdasarkan pada rasio pasar. Status produktifitas dapat di identifikasi dari bagaimana potensi pasar dijalankan.

Bagaimana perusahaan Anda memaksimalkan produktifitas? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam pengelolaan produktifitas perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mengelola Program Preventive Maintenance yang Efektif

Dalam menjalankan sektor manufacturing, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana memastikan program preventive maintenance dapat dikembangkan dan dikelola secara maksimal.  Mengelola program maintenance dapat dijalankan secara internal perusahaan atau dapat dikelola dengan program eksternal.

Untuk beberapa hal, perusahaan dapat mempergunakan jasa maintenance eksternal untuk melakukan pengelolaan preventive maintenance yang tepat dalam perusahaan. Dalam melakukan pemilihan preventive maintenance, khususnya dalam industri, berikut adalah beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan.

(1) Kualifikasi Personel

Dalam proses pengelolaan maintenance, perusahaan harus dapat memastikan bahwa kualifikasi personel yang bertanggung jawab dalam kegiatan preventive maintenance tersebut adalah individu yang kompeten dan memahami program preventive maintenance dengan tepat.

(2) Program Maintenance

Bagaimana jasa preventive maintenance dapat menyediakan program maintenance yang dimana kegiatan maintenance tersebut adalah bagian penting yang dapat dipastikan bagaimana catatan/laporan terkait dengan program maintenance tersebut dijalankan. Lakukan pemeriksaan untuk memastikan laporan maintenance berjalan dengan tepat.

(3) Reliabilitas Maintenance

Bagaimana perusahaan memastikan program pemeliharaan tersebut dapat meningkatkan kualitas dari mesin yang dimiliki. Peningkatan dari output produktifitas dan meminimalkan kerusakan yang muncul. Program pemeliharaan yang bersinergi dengan konsep strategi administrasi pencatatan dan pemantauan adalah solusi dari program pemeliharaan yang tepat.

Penggunaan jasa maintenance eksternal dalam beberapa kondisi adalah bagian penting yang dapat dijalankan secara efektif oleh perusahaan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk melakukan program pemeliharaan eksternal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)