Bagaimana Membuat Usaha Anda Menjadi Franchise?

Pada saat ini memilih untuk menjalankan franchise adalah salah satu alternatif yang tepat untuk mengembangkan perusahaan. Apabila Anda adalah salah satu perusahaan yang berminat untuk menjalankan program franchise, maka sangat penting bagi perusahaan untuk memahami persyaratan apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis Franchise.

(1) Legal

Dalam mengembangkan usaha Franchise, pemilik usaha harus memastikan kesesuaian dengan persyaratan legalitas Franchise yang ditetapkan dalam perusahaan. Memastikan bahwa unit usaha telah menjadi badan yang terlegitimasi oleh hukum serta mendaftar sebagai unit usaha Franchise

(2) Menyusun Konsep Produk

Salah satu syarat terpenting untuk memastikan bahwa produk Franchise mendapatkan investor adalah menetapkan konsep produk yang tepat.  Selain dengan memastikan bahwa usaha yang ditawarkan dapat memberikan keuntungan yang maksimal, keunikan produk juga harus dikedepankan. Selain menarik perhatian dari investor, produk yang unik juga dapat dijadikan segmentasi serta peluang dari pembentukan komposisi pasar.  Franchise yang berhasil adalah franchise system yang dapat mengintervensi prilaku dari pasar.

(3) Mendesain Sistem Operasional

Adalah hal penting bagi perusahaan untuk dapat mendesain sistem yang kuat dalam mengendalikan operasional keseharian dari bisnis Franchise.  Mengingat salah satu unsur kekuatan dari sistem waralaba adalah manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) maka hal terpenting untuk dikembangkan adalah Sistem Manajemen Operasional perusahaan.

Pastikan bahwa manajemen perusahaan Anda telah siap dalam menerjuni bisnis Franchise. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan Sistem Waralaba dari perusahaan Anda berjalan dengan benar dan tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Teknik Mengelola Cost Saving Program dalam Perusahaan

Dalam kondisi saat ini, selain untuk dapat berkompetisi dalam bisnis secara maksimal.  Memastikan bahwa Program Cost Saving dijalankan oleh perusahan adalah penting untuk dilakukan selain Program Cost Reduction. Untuk dapat memastikan bahwa Cost Saving Program dijalankan di perusahaan, perusahaan dapat menjalankan program strategi pendekatan sebagai berikut.

(1) Strategi Optimalisasi SDM/ Sumber Daya Manusia

Proses pengembangan optimalisasi dapat dilakukan dengan meningkatkan nilai kinerja yang dijalani oleh perusahaan, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan output produksi. Memastikan kembali bagaimana sistem perusahaan bekerja untuk dapat meningkatkan nilai produktifitas SDM adalah tantangan terbesar dalam perusahaan.

(2) Strategi Pencegahan Loss

Salah satu hal terpenting yang menjadi nilai dari program cost saving adalah bagaimana perusahaan melakukan proses pencegahan atas loss yang muncul dari setiap kegiatan/ aktivitas proses.

(3) Strategi Peningkatan Kualitas

Salah satu program cost saving yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan cara meningkatkan nilai kualitas dari produk. Program peningkatan nilai tersebut dapat dijalankan dengan mengembangkan atau redesain dari produk sehingga mendapatkan nilai yang maksimal.

(4) Strategi Efisiensi Proses

Melakukan program lean process dapat dilakuan oleh perusahaan untuk dapat menghasilkan proses yang efisien. Waktu tunggu dan produk sampingan proses dapat diminimalkan. Memastikan proses dijalankan secara tepat dan menghilangkan reject atau hasil produk yang tidak sesuai

(5) Strategi Pengendalian Biaya

Penetapan budget operasional process harus dipastikan dijalankan.  Seluruh proses harus terukur dan terkendali sistematis untuk memastikan penyimpangan atas proses tidak muncul dan merugikan perusahaan.

Bagaimana dengan program cost saving yang dijalankan dalam perusahaan Anda? Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk memastikan bahwa program cost saving berjalan dengan tepat dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pengambilan Keputusan Melalui Analisis Quality Function Deployment

Banyak perusahaan dalam setiap kali melakukan program pemecahan masalah menggunakan teknik Quality Function Deployment. Secara sederhana proses analisis terkait dengan Quality Function Deployment adalah melakukan proses analisis atas keseluruhan faktor-faktor pendukung proses dari suatu operasional yang awalnya terlihat secara random untuk kemudian dilakukan proses analisis lebih lanjut untuk dapat melihat apakah faktor yang muncul secara random tersebut memberikan kausalitas atas suatu masalah yang muncul.

Kekuatan dari teknik Quality Function Deployment adalah menjalankan suatu pendekatan statistik terpadu (analisis faktorial) yang dilakukan untuk dapat mengidentifikasi masalah yang muncul. Adapun kunci keberhasilan dari metode pendekatan ini adalah dengan menjalankan proses analisis masalah yang tepat dan akurat.

Setelah faktor utama teridentifikasi, perusahaan dapat menjalankan program yang terkait dengan perbaikan yang dijalankan. Konsep simulasi dapat dijalankan untuk memastikan bahwa evaluasi atas ketidaksesuaian tersebut dapat teranalisis secara tepat dan akurat.  Proses evaluasi harus dijalankan secara terus menerus untuk dapat memastikan bahwa program solusi yang dijalankan dapat memberikan perbaikan ataupun perubahan terhadap perubahan yang dijalankan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Desain Pengembangan Sales dalam Perusahaan

Tantangan terbesar dalam kondisi ekonomi bebas saat ini adalah bagaimana membentuk desain pengembangan sales yang tepat dan efektif dalam perusahaan.  Perusahaan harus mampu mengembangkan desain organisasi dan strategi sales yang tepat agar memastikan

(1) Mensinergikan Sales & Service

Banyak perusahaan, khususnya yang bergerak dalam bidang customer good, lebih mengutamakan kekuatan pada aspek sales.  Padahal tidak sedikit peranan atas aspek layanan yang menjadi pengikat hubungan antara penyediaan penjualan dan pelayanan.

(2) It’s All About The Price

Banyak kegagalan perusahaan dalam menjual “produk” nya adalah masalah harga..  Bagaimana konsumen memiliki hak untuk dapat “memilih” berdasarkan pada harga dan kualitas. Ketidaktepatan dalam penetapan atas proporsi harga dan program menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa produk adalah sesuai dengan standar persyaratan.

(3) Inovasi Program Sales

Sales pada saat ini bukan hanya menjual “produk” namun yang terpenting adalah menjual “solusi”. Suatu tantangan bagi sales untuk mengedepankan solusi atas produk yang dapat dilakukan dalam produk yang dimiliki oleh perusahaan. Penggunaan teknologi dapat dipergunakan untuk secara terus menerus memberikan informasi yang kuat atas teknologi yang ada dalam perusahaan.

Bagaimana perusahaan memastikan bahwa sales didesain secara tepat? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan sistem operasional dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

5 Kesalahan Manajemen SDM yang Sulit untuk Diperbaiki oleh Perusahaan

Dalam pengelolaan perusahaan, terkadang manajemen mengalami kesulitan untuk menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan konteks pekerjaan yang ideal. Permasalahan terkait dengan status finansial, kondisi kemampuan pasar dan kekuatan perusahaan secara keseluruhan menjadi bagian penting yang perlu untuk dipertimbangkan.

Dari hasil beberapa kajian, ditemukan adanya 5 (lima) kesalahan yang menjadi bagian dari kesalahan manajemen SDM.  Adapun lima kesalahan tersebut adalah:

(1) Terlalu melibatkan kedekatan personel dalam penanganan karyawan

Mengembangkan pendekatan dengan karyawan secara kekeluargaan adalah baik. Namun apabila peran emosional menjadi terlalu dekat dalam proses penanganan karyawan maka kondisi yang muncul adalah konflik dan ketidakprofesionalan.  Perbaikan atas penanganan seperti ini membutuhkan waktu dan budaya perusahaan yang baru sehingga menyulitkan perusahaan dalam melakukan perbaikan atas bisnis yang dimilikinya.

(2) Terlambat dalam Mengembangkan Kompetensi Karyawan

Seluruh perusahaan saat ini harus mengembangkan effort untuk dapat mengembangkan karyawan.  Karena tidak seluruh karyawan berada dalam bentuk “jadi” dan siap pakai. Sehingga mau tidak mau proses untuk pengembangan karyawan harus dijalankan. Banyak perusahaan mengesampingkan program pengembangan kompetensi yang sistematis dalam proses pengembangan usahanya.

(3) Bekerja bukan berdasarkan Sistem

Beberapa pemilik perusahaan lebih mengutamakan loyalitas karyawan kepada atasan dari perusahaan tersebut. Banyak yang perusahaan lupakan, yaitu bagaimana menjalankan perusahaan dengan menggunakan konsep sistematis.  Memastikan bahwa karyawan loyal terhadap sistem adalah penting untuk memastikan bahwa proses berjalan dengan tepat dan efektif.

(4) Melupakan Jenjang Karir Karyawan

Perusahaan banyak terbenam kepada pola kerja yang konsisten serta tidak terdapat pengembangan atas karir karyawan tersebut. Hal ini menyebabkan karir dan pengembangan karyawan menjadi stagnan dan tidak dapat berkembang secara maksimal.

(5) Lupa Memperbaiki Sistem Kompensasi

Melihat bahwa setiap karyawan perlu menjalankan suatu tantangan baru dan pekerjaan yang bertambah tentu saja membutuhkan adanya suatu simultan ataupun daya tarik.  Mengembangkan sistem kompensasi yang tepat dan efektif adalah suatu program yang harus dijalankan sejak awal.

Lakukan program pengembangan manajemen SDM dalam perusahaan Anda secara tepat dan efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menyusun Desain Organisasi

Adalah penting bagi perusahaan untuk dapat melakukan proses kajian terkait dengan program desain dari organisasi.  Mendesain organisasi adalah bukan hanya dapat dilakukan dengan menyusun Struktur Organisasi saja.  Program desain atas organisasi adalah melakukan proses penyusunan Blue Print Business yang menyangkut pada sasaran jangka panjang dan pendek perusahaan.

Banyak perusahaan yang mengabaikan proses penyusunan atas Blue Print Business tersebut dengan program pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia).  Akibatnya tentu saja perusahaan mengalami kesulitan ketika akan tumbuh dan berkembang apabila tidak disertai dengan program pengembangan sumber daya manusia tersebut.  Lalu bagaimana cara menyusun desain organisasi yang efektif agar pengembangan dari Blue Print perusahaan dapat berjalan sesuai dengan harapan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Langkah Pertama, Menyusun Kompetensi Perusahaan Secara Lengkap

Kadangkala dalam memetakan SDM, perusahaan mengambil gambaran kondisi saat ini dan bukan masa depan.  Tidak ada salahnya bagi perusahaan untuk melakukan proses penyusun desain organisasi secara lengkap dalam kurun waktu jangka panjang.

Langkah Kedua, Melakukan Program Learning secara Berkesinambungan

Pada saat awal, perusahaan sebaiknya melakukan program rekruitment pada kelompok fresh graduate dengan proporsi lebih banyak daripada yang berpengalaman. Tentu saja, dalam kondisi yang dimaksud tersebut maka program learning.

Langkah Ketiga, Melakukan Program Pengembangan Karir

Pengembangan karir dijalankan dengan memastikan bahwa adanya kesinambungan atas peran karyawan dalam perusahaan. Pembelajaran dalam upaya peningkatan karir menjadi rancangan dalam desain organisasi untuk dapat memastikan bahwa pengembangan karir berjalan secara tepat dan efektif.

Bagaimana program pengembangan desain organisasi di dalam perusahaan Anda. Lakukan proses pencarian referensi eksternal secara tepat dan efektif untuk mengembangkan sumber daya manusia dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Faktor Pendukung Percepatan Penjualan

Dalam konsep strategi marketing, adalah penting bagi pelaku usaha untuk dapat mengendalikan faktor-faktor pendukung yang dapat mempercepat proses peningkatan penjualan.

Faktor Pertama, peranan dari program
Program penjualan adalah konsep strategis yang bukan hanya menjual. Kebutuhan terhadap pengembangan merk dagang/ brand juga menjadi bagian penting dalam perusahaan.  Terkadang perusahaan harus melepaskan konsep produk utama dan mengembangkan produk sampingan sebagai bagian dari pengembangan usaha.

Faktor Kedua, menjadi pemenang dalam pasar yang jenuh

Tentu saja kue yang enak akan mendatangkan banyak semut. Namun bagaimana pun permasalahan yang muncul. Harus dapat dipastikan bahwa pasar tetap melihat Anda di dalam kerumunan.  Temukan keunikan pada produk Anda, proses pemberian nilai tambah juga dapat dilakukan dalam pengembangan pasar dengan produk tambahan lain. Seperti bagaimana perbankan mengembangkan dirinya saat ini bukan hanya kecepatan dan keramahan pelayanan, namun juga melalui ketelitian dan keakuratan dari produk IT yang dimiliki.

Faktor Ketiga, Memahami musuh Anda secara tepat

Melihat bagaimana musuh Anda bereaksi, serta mengembangkan dirinya adalah baik.  Ketika Anda tidak bisa mengalahkan musuh Anda secara tepat, salah satu strategi yang dapat dikembangkan oleh perusahaan adalah bergabung dengan musuh Anda.

Bagaimana program pengembangan penjualan dijalankan di dalam perusahaan Anda. Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk memastikan bahwa program pengembangan penjualan berjalan secara tepat dan maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)