Bisakah Perusahaan Menjalankan Manajemen Autopilot?

Saat ini konsep autopilot adalah suatu konsep menarik yang banyak dijalankan dalam perusahaan. Sevelum menjalankan konsep autopilot, ada baiknya perusahaan memastikan ha-hal betikut ini telah dipersiapkan dengan baik.

(1) Budaya Perusahaan yang Efektif

Bagaimana budaya perusahaan di implementasi kan. Budaya perusahaan adalah pengikat karyawan dengan perusahaan, tanpa adanya budaya yang efektif, ikatan positif antara karyawan dan perusahaan tidak berjalan dengan baik.

(2) Sistem dan Struktur Organisasi

Konsep pengendalian perusahaan harus terkoneksi secara kuat dalam struktur organisasi. Bagaimana unsur penjabaran atas fungsi dan tanggung jawab dapt dijalankan dengan tepat.

(3) Aturan Kerja yang Jelas

Ketersediaan SOP serta kebijakan perusahaan menjadi dasar bagaimana mekanisme proses dijalankan, adalah menjadi bagian utama dalam mengelola manajemen autopilot.

Desain konsep manajemen yang teoat dalam perusahaan Anda. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengimplementasikan sistem operasional perusahaan yang efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

5 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Menyusun Budaya Perusahaan di Perusahaan Keluarga

Transformasi bisnis adalah salah satu strategi untuk membentuk profesionalisne perusahaan. Tidak sedikit perusahaan mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan budaya perusahaan, salah satunya adalah melakukan implementasi budaya perusahaan dalam perusahaan keluarga. Namun, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dijalankan.

Untuk dapat mengembangkan budaya perusahaan, berikut ini adalah beberapa pertimbangan yang perlu untuk diperhatikan dalam mengimplementasikan budaya perusahaan.

(1) Konsistensi Komitmen

Sebelum menjalankan proses transformasi ini, memastikan terlebih dahulu pentingnya kimitmen untuk dapat dijalankan. Bagaimana konsep dan strategi harus dijalankan sesuai dengan nilai – nilai buday perusahaan.

(2)Pengukuran Obyektif

Dalam proses pengukuran atas implementasi budaya tersebut, harus dipastikan dibarengi dengan suatu proses pengukuran yang onyektif. Hal ini dapat menjadi proses evaluasi yang tepat.

(3) Pembentukan Fungsi Agen Perubahan

Jabatan yang berfungsi sebagai agen perubahan adalah penting dalam perusahaan. Pemberian tanggung jawab dan kewenangan terkait dengan perubahan yang dimaksudkan tersebut. Dalam perusahaan keluarga, adalah tepat apabila pemilik usaha juga menjadi agen perubahan.

(4) Penanganan Program Sosialisasi

Komunikasi atas perubahan budaya ini tidak boleh dihentikan. Menyusun komunikasi aktif dan partisipatuf menjadi bagian penting dalam budaya perusahaan.

(5) Pembentukan Leadership

Sakahbsatu tanggejawab dari agen perubahan adalah melakukan transformasi dari leadership sentralustik menjadi leadership pada masing-masing departemen.

Bagaimana perusahaan Anda menerapkan Budaya Perusahaan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengimplementasikan budaya perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)