Mempergunakan KPI Sebagai Langkah Strategis Dalam Perusahaan

Perusahaan seringkali terjebak di dalam kegiatan/aktifitas rutin, sehingga seringkali terjebak dalam proses pengembangan strategisnya. Untuk dapat meningkatkan kinerja, perusahaan dapat mempergunakan Sistem Manajemen Unjuk Kerja, sebagai salah satu tahapan pengembangan strategis perusahaan. Lalu bagaimana tahapan proses yang harus dijalankan oleh perusahaan terkait dengan pengembangan langkah strategis yang dimaksud.

Lalu apa manfaat perusahaan dengan menjalankan penetapan KPI di dalam organisasi secara strategis.

(1) Memastikan tingkat profesionalisme proses

Dimana setiap departemen dan personel dituntut untuk bertanggung jawab dalam pekerjaannya agar target yang dijalankan oleh perusahaan dapat berjalan dengan baik. Di sini, setiap personel di dalam organisasi diminta berupaya untuk mencapai target dan dilakukan tindakan untuk perbaikan apabila target yang dimaksud tidak tercapai.

(2) Melakukan proses sinergi antara di dalam internal perusahaan

Tujuan dari KPI salah satunya adalah memberikan keberlanjutan antara target perusahaa dan terget per depatemen/personel. Dimana pencapaian perusahaan dipastikan terdapat kontribusi yang nyata pada karyawan/personel dalam perusahaan.

(3) Sarana evaluasi kinerja dari SDM (Sumber Daya Manusia)

KPI dapat menjadi bagian untuk melakukan evaluasi atas kinerja SDM untuk kemudian dilakukan proses pembinaan/pelatihan terkait dengan titik bagaimana melakukan proses pengembangan atas personel yang ada di dalam organisasi.

Penggunaan KPI (Key Performance Indicator) menjadi bagian penting pada organisasi untuk dapat memaksimalkan kinerja organisasi/perusahaan. Pengembangan serta pelaksanaan yang dapat dijalankan tersebut dapat menjadi titik evaluasi perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan. Lakukan proses pengembangan dan penyusunan KPI perusahaan yang tepat agar mendapatkan hasil yang optimal dan efektif dalam organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Memahami Revisi Pembaharuan ISO 37001:2025

Pada tahun 2025, terdapat revisi yang terkait dengan persyaratan ISO 37001:2025, yang dimana secara otomatis, perusahaan yang telah menjalankan ISO 37001 versi sebelumnya, yaitu versi 2016, diminta untuk melakukan proses perubahan/revisi terbaru. Berikut ini adalah proses pembaharuan yang terkait dengan revisi pembaharuan yang berhubungan dengan ISO 37001:2025.

Perusahaan sebaiknya melakukan proses evaluasi terhadap standar persyaratan yang terbaru untuk kemudian melakukan evaluasi atas sistem yang belum terjalankan. Lakukan proses pemastian bahwa sistem yang dimaksudkan tersebut telah sesuai dengan standar. Penggunaan referensi eksternal yang tepat dapat membantu perusahaan dalam meningkatan pengembangan sistem ISO 37001 di perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Memahami Revisi Perubahan yang Terkait dengan BRCGS Versi 9

Proses sertifikasi keamanan pangan, BRCGS (British Retail Consortium) terdapat perubahan yang terkait dengan status persyaratan yang dimaksud dari versi 8 menjadi versi 9 pada tahun 2023. Untuk dapat lebih memahami perubahan tersebut, berikut ini adalah persyaratan yang dimaksudkan tersebut.

Mempertimbangkan perubahan yang dimaksud, ada baiknya perusahaan meningkatkan kualitas pelaksanaan sistem dengan melakukan proses evaluasi kondisi yang ada saat ini dengan standar yang dipersyaratkan dalam perusahaan. Dari hasil evaluasi tersebut, kemudian dilakukan proses penetapan tindak lanjut atas kebutuhan untuk proses perbaikan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pengembangan dan peningkatan dari implementasi keamanan pangan dan kualitas. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)