5 Langkah dalam Menyusun SOP untuk Restoran dan Kafe

Apakah saat ini Anda adalah pengusaha restoran atau kafe? Adalah menjadi hal yang sangat penting bagi usaha Anda untuk menyusunkan adanya Sistem Operasional yang dapat dipergunakan panduan dalam proses bekerja. Untuk dapat memastikan bahwa sistem dalam bisnis Anda berjalan dengan baik, penggunaan sistem adalah suatu metode

Manfaat dalam penyusunan SOP (Standard Operating Procedure) dalam bisnis Restoran dan Kafe tidak hanya dipergunakan untuk menertibkan aturan kerja saja namun juga dapat dipergunakan untuk mengembangkan bisnis. Bagaimana standarisasi pelayanan maupun pengendalian budget bisa dijalank secara tepat dan akurat.

Lalu bagaimana langkah yang tepat bagi bisnis restoran dan kafe untuk menjalankan proses penyusunan SOP.

Langkah Pertama: Mengidentifikasi Desain Produk

Dalam bisnis retail kuliner, penetapan atas konsep adalah bagian penting dalam mendesain sistem. Bagaimana desain atas produk disusun dengan tepat untuk melakukan titik awal dari proses sistem yang dijalankan.

Langkah Kedua: Melakukan Analisis Budget Operasional

Desain produk ditetapkan untuk melihat segmentasi pasar. Penetapan atas segmentasi tersebut menjadi bagian penting terkait dengan bagaimana desain sistem akan dijalankan. Memastikan bahwa landasan atas sistem terbentuk secara tepat dan akurat.

Langkah Ketiga: Menyusun Business Process

Berawal dari budget, dilakukan proses penetapan atas business process yang dimaksudkan tersebut. Menetapkan setiap detail atas tahapan proses yang dijalankan menjadi urutan proses yang berkesinambungan. Perusahaan harus dapat memastikan bahwa seluruh tahapan proses terjelaskan dalam business process yang dimaksudkan tesebut.

Langkah Keempat: Penetapan Tahapan Proses dalam SOP

Menyusun secara detail terkait dengan sistem manajemen operasional yang akan dijalankan oleh perusahaan. Bagaimana setiap elemen dari proses mampu menstimulasi pergerakan cashflow dalam perusahaan. SOP atas penjualan, pelayanan serta peningkatan pasar menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis.

Langkah Kelima: Pengembangan Program Pelatihan

Salah satu tahapan penting adalah bagaimana proses pelatihan dijalankan. Memastikan bahwa konsep dapat terimplementasi menjadi tugas penting dan tidak mudah. Pengembangan program-program pelatihan dan bagaimana konsep dapat teralisasi pada satuan unit proses.

Bagaimana dengan konsep pengembangan dari bisnis retoran dijalankan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam pengembangan bisnis food service. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s