Menggunakan Metode QFD untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Bagi perusahaan yang sudah melaksanakan dan melakukan proses implementasi ISO 9001:2008 tentunya proses pengukuran kepuasan pelanggan bukanlah hal yang aneh untuk dilakukan.  Namun hal yang terpenting yang seharusnya diperhatikan adalah bagaimana menetapkan tindak lanjut dari hasil pengukuran kepuasan pelanggan.  Tentu saja harus dengan menetapkan tindakan perbaikan dan pencegahan terhadap hasil dari ketidakpuasan yang muncul.

Pendekatan Quality Function Deployment adalah suatu teknik yang tepat yang dapat digunakan dalam menetapkan tindak lanjut dari ketidakpuasan pelanggan.  Hasil dari penetapan tindakan perbaikan dan pencegahan yang dilakukan dapat dijalankan dengan adanya proses yang terukur dan tervalidasi sehingga benar-benar mencapai hasil yang diinginkan. Pendekatan yang sistematis dalam bentuk penetepan metodologi dapat membantu banyak perusahaan, khususnya perusahaan jasa dalam mendapatkan dukungan manajemen untuk menetapkan kebijakan yang tepat berdasarkan atas informasi faktual.

Program pelatihan satu hari untuk mempelajari dan memahami Quality Function Deployment sebagai tindak lanjut dari proses kepuasan pelanggan dapat memberikan nilai kontribusi dalam arti yang tepat.  Adapun silabus pelatihan kami memuat informasi pelatihan sebagai berikut:

(1) Proses penyusunan kuesioner kepuasan pelanggan

(2) Teknik pengukuran reliabilitas dan validitas alat ukur

(3) Pemahaman house of quality

(4) Penempatan status tindak lanjut dari kepuasan pelanggan dalam matriks house of quality

Menjadi hal yang sangat penting untuk dapat mengolah data kepuasan pelanggan di perusahaan Anda menjadi suatu bentuk nilai positif yang kuat bagi bisnis Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan ISO: Pengembangan Kompetensi Karyawan?

Apakah benar kompetensi sumber daya manusia dapat dikembangkan melalui penerapan aplikasi ISO 9001:2008?  Bukankah ISO 9001:2008 hanyalah sebuah informasi sederhana belaka yang menjelaskan bagaimana sistem dibangun, pengembangan dari bagaimana banyaknya dokumen, lalu jenis kompetensi apa yang akan dikembangkan ke dalam diri individu yang dimaksud?

Dalam pelatihan ISO 9001:2008, tersedia pelatihan yang berkaitan dengan konsep manajemen untuk membuat suatu proses tersebut dapat diaudit.  Hal ini dapat mengubah mindset dari sumber daya manusia yang ada di lapangan, seperti bagaimana karyawan diajarkan untuk lebih sistematis dalam proses pengembangan dan pengelolaan pekerjaan.  Dipastikan semua proses penting tercatat, serta pekerjaan dipastikan dijalankan oleh personel yang bertanggung jawab dalam pekerjaan tersebut.

Proses pembelajaran tanggung jawab tersebut akan membangun konsep memiliki yang kuat pada diri individu itu sendiri untuk kemudian digunakan sebagai bentuk penerapan dalam pengelolaan pekerjaannya secara pribadi.  Sistem yang terbentuk akan memberikan alarm apabila proses kerja tidak dijalankan semestinya.  Mengapa?  Dalam pelatihan ISO 9001:2008, karyawan akan diberikan pemahaman mengenai bagaimana suatu tahapan proses akan didesain dengan konsep PDCA (Plan Do Check & Action), artinya seluruh sistem akan terencana (Planning) secara tepat untuk kemudian akan dikelola (Do) pelaksanaannya, diperiksa (Check) apakah proses tersebut sudah sesuai dengan persyaratan dan apabila tidak sesuai tentu diperlukan suatu tindakan untuk memperbaiki ketidaksesuaian tersebut (Action).

Berangkat dari sinilah, ada baiknya perusahaan untuk mempertimbangkan memberikan tambahan kebutuhan akan pelatihan ISO 9001:2008 pada karyawan khususnya untuk posisi Manajerial.  Meskipun perusahaan Anda belum menerapkan Standar ISO 9001:2008, namun diharapkan proses yang berjalan di lapangan juga memenuhi kebutuhan standar ISO sendiri, artinya mengadaptasi sistem ISO 9001:2008 dalam bisnis dan proses yang ada dalam perusahaan.

Mulailah mencari provider yang tepat untuk mengikutsertakan karyawan Anda dalam pelatihan ISO 9001:2008, investasi yang akan mengembangkan konsep jangka panjang perusahaan Anda.  (Amarylliap@yahoo.com, 08129369926)