Langkah Efisiensi Sektor Manufacturing

Saat ini, sektor manufacturing dihadapkan banyak tantangan yang menuntut adanya strategi untuk memastikan bahwa perusahaan masih dapat berjalan dengan tepat. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah strategi efisiensi. Penerapan atas langkah strategi efisiensi dijalankan secara terstruktur dan tepat agar pengembangan efisiensi dapat dijalankan.

Untuk dapat menjalankan efisiensi yang tepat, berikut ini adalah beberapa langkah efisiensi yang dapat dilakukan oleh perusahaan.

Tahapan efisiensi ini sebaiknya mulai dijalankan tidak hanya dengan pertimbangkan kondisi eksternal, namun juga menjadi suatu inovasi bagi perusahaan terkait dengan optimalisasi proses dan sumber daya. Pergunakan kondisi yang ada saat ini sebagai tantangan untuk lebih meningkatkan nilai produktifitas dan pengembangan bisnis perusahaan. Lakukan penggunaan konsultan yang tepat untuk dapat mengembangkan program-program inovasi yang dijalankan dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mengembangkan SOP ke dalam Strategi Efisiensi

Banyak perusahaan telah memiliki SOP (Standard Operating Procedure), namun tidak sedikit perusahaan tidak mempergunakan SOP untuk menjalankan strategi efisiensi. Hal ini cukup disayangkan, mempertimbangkan bahwa SOP itu sendiri dapat memiliki manfaat yang luas di dalam perusahaan selain untuk menjadi panduan tata kelola perusahaan.

Bagaimana gambaran perusahaan dalam menjalankan SOP (Standard Operating Procedure) yang dijalankan dalam pengelolaan yang berhubungan dengan strategi efisiensi? Berikut ini adalah gambaran yang dimaksudkan untuk mempergunakan SOP untuk menjalankan strategi efisiensi yang dimaksud.

Tidak efisiennya perusahaan adalah resiko yang dapat didetailkan pada setiap tahapan proses ataupun unit kerja. Pengendalian resiko dilakukan pada masing-masing unit kerja dalam bentuk penetapan sistem yang dapat diwujudkan dalam bentuk SOP (Standard Operating Procedure). Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mendesain SOP yang tepat termasuk di dalamnya adalah penetapan atas strategi efisiensi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Peranan QC/QA dalam Strategi Efisiensi

Pada bisnis manufacturing, terdapat fungsi/departemen Quality Control (QC)/ Quality Assurance (QA) . Unit kerja QC yang berperan dalam pemeriksaan dan pengawasan atas kualitas. Sedangkan pada unit kerja QA (Quality Assurance) memiliki peranan dalam mendesain serta mengembangkan sistem penjaminan kualitas.

Dalam program efisiensi, peranan QC/QA menjadi bagian penting dimana dapat sangat membantu perusahaan terkait dengan penyeimbangan yang berkaitan dengan kualitas dan bisnis. Berikut ini adalah diagram yang menjelaskan bagaimana QA/QC dapat berperan dalam kegiatan pengembangan strategi bisnis.

Penetapan atas program efisiensi di manufacturing secara aktual membutuhkan peranan dari seluruh departemen tidak hanya dari QA/QC saja. Untuk dpat mengelola strategi efisiensi perusahaan, pastikan bahwa program yang dikembangkan adalah terstruktur. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengelola strategi efisiensi daam perusahaan. Penggunaan konsultan yang berpengalaman dapat membantu proses pengembangan strategi yang dimaksud. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Aplikasi ISO 50001 dalam Sektor Manufacturing

Penerapan atas ISO 50001 (Sistem Manajemen Energi) memberikan dampak yang baik terkait dengan efisiensi maupun dampak terhadap persepsi publik atas perusahaan. Pengelolaan energi ini sendiri sebaiknya diaplikasikan dengan tepat pada sektor manufacturing,

Berikut ini adalah mekanisme yang dapat dilakukan oleh manufacturing dalam mengaplikasikan ISO 50001.

Dengan menjalankan ISO 50001, perusahaan dapat memastikan bahwa perusahaan telah memiliki kesadaran yang tepat terkait dengan Sistem Manajemen Energi serta bagaimana prilaku efisiensi energi tersebut dapat tumbuh dan menjadi kesadaran karyawan. Proses dalam pengembangan teknologi, pembelian barang dan jasa serta proses terkait lainnya harus dipastikan memenuhi persyaratan yang dimaksud terkait dengan status efisiensi energi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Efisiensi dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Kondisi persaingan dalam dunia usaha menuntut perusahaan/organisasi untuk menjalankan strategi efisiensi dalam pengembangan tata kelolanya. Namun, perusahaan harus memastikan bahwa pelaksanaan yang terkait dengan efisiensi ini harus dilakukan secara berhati-hati dan tepat. Terdapat beberapa jenis efisiensi yang dapat dijalankan oleh perusahaan.

Beberapa program efisiensi yang dapat dijalankan terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia, adalah seperti yang disampaikan dalam ilustrasi berikut.

Perusahaan harus dapat memastikan bahwa proses pelaksanaan efisiensi dapat dijalankan dengan tepat dan efektif. Khususnya terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia, dimana hal ini dapat berpengaruh kepada produktifitas dan pelaksanaan pekerjaan di dalam perusahaan dan organisasi. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia dan efisiensi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Peranan Konsultan dalam Menjalankan Program Efisiensi Perusahaan

Dalam pengelolaan program efisiensi dalam perusahaan, adalah penting untuk memastikan bahwa program efisiensi dapat dijalankan dengan tepat dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Tidak sedikit perusahaan gagal menjalankan program efisiensi dengan tepat. Lalu bagaimana cara perusahaan menjalankan program efisiensi itu sendiri apabila dibantu dengan konsultan?

Berikut ini adalah peranan konsultan yang dapat dilakukan untuk menjalankan program efisiensi perusahaan.

(1) Menganalisis Nilai Efisiensi

Konsultan dapat berperan untuk melakukan kalkulasi yang terkait dengan potensi-potensi efisiensi yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk menjalankan program efisiensi. Konsultan dapat melakukan identifikasi terkait dengan kebutuhan efisiensi yang akan dijalankan oleh perusahaan.

(2) Menyusun Target Efisiensi

Dari identifikasi nilai efisiensi yang ditetapkan, konsultan menetapkan target efisiensi yang ditetapkan pada perusahaan serta unit-unit departemen yang ada dalam perusahaan. Target yang ditetapkan tersebut ditetapkan dalam bentuk nilai dan angka yang terukur.

(3) Menyusun Program Efisiensi

Konsultan menjalankan proses penyusunan yang terkait dengan program efisiensi yang ditetapkan dalam perusahaan. Menetapkan tindak lanjut serta langkah-langkah yang penting untuk memastikan efisiensi dijalankan dalam perusahaan dengan tepat.

(4) Melakukan Evaluasi Terkait dengan Program Efisiensi

Melakukan analisis terkait dengan pelaksanaan program yang dijalankan dalam perusahaan serta ketepatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam proses pelaksanaan program efisiensi.

Bagaimana perusahaan Anda menjalankan program efisiensi? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk melaksanakan program efisiensi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Menjalankan Program Efisiensi Melalui ISO 9001:2015

Banyak perusahaan menjalankan program ISO 9001:2015 hanya untuk mendapatkan sertifikasi saja, namun sedikit sekali perusahaan yang mempergunakan ISO 9001:2015 sebagai program perbaikan yang dijalankan dalam perusahaan. Padahal dengan mempergunakan ISO 9001:2015, banyak program perbaikan yang dapat dilakukan melalui program sertifikasi ISO 9001:2015.

Melihat pentingnya efisiensi yang akan dijalankan dalam perusahaan, berikut ini adalah beberapa modifikasi dari program sertifikasi ISO 9001:2015 yang dapat dipergunakan untuk dapat diimplementasikan dalam perusahaan.

(1) Mengidentifikasi Resiko Loss dan Kerugian Perusahaan

Dalam penerapan ISO 9001:2015, identifikasi terkait dengan status resiko loss dan kerugian perusahaan dapat dijalankan sebagai proses analisis pendahuluan sebelum mendesain sistem.  Dimana proses identifikasi resiko dilakukan analisis secara menyeluruh untuk melihat tahapan proses dalam perusahaan yang terkait dengan resiko loss dan kerugian.

(2) Mendesain Sistem untuk Mengendalikan Loss dan Kerugian Perusahaan

Menyusun sistem yang dipergunakan untuk mengendalikan status loss dan kerugian yang muncul dalam perusahaan, dimana proses pengendalian atas loss dan kerugian tersebut dapat terkelola dengan tepat dan efektif. Dimana bagaimana sistem dapat dijalankan secara tepat.

(3) Melakukan Evaluasi atas Sistem

Menetapkan sistem penurunan resiko ke dalam suatu ukuran target yang ditetapkan proses pengendalian atas loss dan kerugian yang muncul dalam perusahaan. Bagaimana proses penetapan atas sistem yang tepat dan efektif dijalankan dalam perusahaan.

(4) Meningkatkan Daya Dukung Atas Efisiensi

Daya dukung yang atas efisiensi adalah penting untuk dapat memaksimalkan hasil yang diharapkan. Beberapa pertimbangan yang dijalankan untuk dapat secara terus-menerus meningkatkan efisiensi dapat diatur menjadi poin. Penyusunan alat ukur seperti KPI dan BSC (Balanced Score Card) dapat menjadi alat ampuh untuk memperbaiki daya dukung yang dimaksud.

Apabila saat ini Anda telah memiliki ISO 9001:2015, adalah sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memaksimalkan bisnis dan mengurangi resiko dari ketidakefisienan perusahaan, dimana Anda dapat mempergunakan ISO 9001:2015 sebagai salah satu alat penting bagi perusahaan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan efisiensi perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)