Mengenali Pelatihan yang Terkait dengan ISO 14001

Dalam menjalankan proses implementasi Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001), perusahaan dapat memastikan bahwa setiap elemen di dalam perusahaan menjalankan prilaku pengelolaan lingkungan yang tepat. Adapun pelatihan yang dijalankan terkait dengan ISO 14001, bukan hanya pelatihan yang terkait dengan penanganan limbah saja, namun juga pelatihan lainnya.

Berikut ini adalah ilustrasi dari beberapa jenis pelatihan yang terkait dengan pelaksanaan ISO 14001.

Lakukan langkah nyata untuk menjalankan Sistem Manajemen Lingkungan yang tepat dalam perusahaan. Pengembangan pelatihan dapat mempergunakan referensi eksternal untuk dapat meningkatkan hasil yang maksimal dalam pengelolaan lingkungan dan energi pada perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Evaluasi Program Sanitasi

Dalam implementasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan, sangat penting bagi perusahaan untuk menjalankan PRP (Pre Requisite Program) , termasuk di dalamnya adalah sanitasi. Tidak jarang perusahaan mengalami persamalahan terkait dengan program sanitasi yang dijalankan. Kegiatan sanitasi yang tidak efektif dapat memberikan dampak terhadap keamanan pangan dan berakibat pada tingginya resiko pada produk.

Untuk dapat memastikan bahwa sanitasi yang dijalankan adalah efektif. Berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan evaluasi program sanitasi.

Lakukan proses evaluasi terhadap seluruh PRP yang ada di industri pangan secara tepat. Lakukan validasi dengan referensi eksternal untuk memastikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan berjalan dengan tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Perusahaan Menerapkan Sistem Manajemen Integrasi

Proses sertifikasi yang terkait dengan Sistem Manajemen Integrasi adalah proses penggabungan yang terkait dengan Sistem ISO 9001, ISO 14001 serta ISO 45001. Penerapan ini walaupun terlihat cukup kompleks namun pelaksanaannya dapat memberikan manfaat yang cukup baik bagi perusahaan. Dengan mempertimbangkan proses sertifikasi ini, perusahaan dapat menjalankan secara sekaligus persyaratan yang terkait dengan Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan dan K-3. Berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan penerapan dari manajemen integrasi.

Pengembangan dari penerapan ini apabila melihat pada manfaatnya dapat membantu peningkatan dan pertumbuhan dari perusahaan/organisasi. Ada baiknya perusahaan melakukan proses implementasi yang tepat terkait dengan penerapan ISO 9001, ISO 14001 serta ISO 45001 pada perusahaan. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan penerapan atas sistem yang dimaksud. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Implementasi ISO 9001 pada Departemen Produksi

Pada sektor manufacturing, peranan produksi menjadi bagian utama yang membutuhkan penerapan sistem dari implementasi ISO 9001. Dengan tingkat ketergantungan yang besar dengan departemen lainnya, penerapan sistem menjadi bagian dengan tingkat kesulitan yang beragam. Untuk dapat mengimplementasikan dengan tepat, berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan tahapan proses implementasi ISO 9001 yang dapat dijalankan pada departemen Produksi.

Untuk dapat memaksimalkan implementasi dari sistem di perusahaan sektor manufacturing, penerapan ISO 9001 dapat dipergunakan sebagai salah satu langkah yang strategis. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan penerapan ISO 9001 di dalam perusahaan/organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tahapan yang Harus Diperhatikan dalam Menyusun SOP Produksi

Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) untuk divisi produksi, ditetapkan untuk memastikan bahwa pengendalian dari proses pembuatan produk dijalankan dengan konsisten. Selain memastikan bahwa proses dijalankan sesuai dengan ketetapan alir yang tepat, penetapan SOP juga harus memastikan adanya kegiatan yang terkait dengan verifikasi dan validasi dari proses produksi itu sendiri. Kelengkapan atas setiap tahapan proses ini sebaiknya ditetapkan di dalam proses sebagai bagian dari pengendalian proses yang tepat.

Berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan tahapan pengembangan SOP di divisi produksi.

Untuk dapat mengembangkan SOP yang tepat di dalam perusahaan, khususnya untuk divisi produksi, perusahaan dapat mengkaji dan menyusun ulang SOP yang saat ini dimiliki. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan dan mengimplementasikan SOP di perusahaan, khususnya terkait dengan kegiatan produksi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tahapan Audit Internal HACCP yang Efektif

Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, seperti HACCP, FSSC, BRCGS maupun standar sistem lainnya mempersyaratkan adanya kegiatan audit internal HACCP. Banyak perusahaan sudah menjalani kegiatan audit internal ini, namun tidak sedikit yang tidak mendapatkan manfaat yang tepat dari kegiatan yang dimaksud. Untuk dapat memaksimalkan hasil dari kegiatan audit, berikut ini adalah tahapan audit yang dapat perushaan jalankan terkait dengan pelaksanaan HACCP.

Selain itu, perusahaan juga dapat meningkatkan kualitas audit dengan menjalankan kegiatan pelatihan internal audit HACCP. Ada baiknya perusahaan melakukan pengembangan internal audit dengan mempergunakan referensi yang tepat agar mendapatkan hasil yang berkontribusi dalam pengembangan keamanan pangan perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Implementasi ISO 14001 pada Perusahaan

Komitmen yang terkait dengan Sistem Manajemen Lingkungan menjadi bagian penting bagi perusahaan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan. Selain memberikan manfaat bagi perusahaan, penerapan atas ISO 14001 memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar, pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya, termasuk pelanggan yang melihat komitmen ini adalah nilai tambah bagi perusahaan.

Untuk proses implementasi ISO 140001, perusahaan dapat menjalankan tahapan sebagai yang digambarkan dalam ilustrasi di bawah ini.

Mempertimbangkan pentingnya komitmen ini, ada baiknya perusahaan menjalankan Sistem Manajemen Lingkungan dengan cara yang tepat dan efektif. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk menjalankan proses implementasi yang terkait dengan ISO 14001. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mengembangkan Customer Service pada Perusahaan

Pelaksanaan atas pelayanan pelanggan merupakan salah satu unit strategis perusahaan dalam meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan. Meskipun sangat strategis, banyak perusahaan tidak memiliki customer service yang mumpuni terkait dengan aspek customer service yang dimaksud. Untuk dapat mengembangkan customer service perusahaan, berikut ini adalah ilustrasi yang dapat dijalankan oleh perusahaan.

Melalui tahapan yang disebutkan tersebut, diharapkan perusahaan dapat mengembangkan divisi Customer Service secara optimal. Lakukan proses pengembangan dan perbaikan organisasi dan tata kelola yang terkait dengan customer service dengan tepat, apabila diperlukan referensi eksternal dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan fungsi yang terkait dengan customer service. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Memahami Pelatihan yang Terkait dengan ISO 9001

Untuk dapat meningkatkan kualitas dari implementasi perusahaan/organisasi yang terkait dengan ISO 9001, ada baiknya perusahaan mengembangkan pelatihan internal lain. Serta memastikan perusahaan mempergunakan referensi eksternal yang tepat dalam menjalankan proses implementasi ISO 9001. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Bagaimana Melakukan Proses Adopsi ISO 17025 pada Laboratorium Penguji Internal

Setiap perusahaan yang memiliki laboratorium penguji internal memiliki suatu tantangan bagaimana memastikan bahwa hasil uji yang dihasilkan adalah akurat. Proses mendesain laboratorium penguji internal dapat dijalankan oleh perusahaan dengan mengadopsi prinsip yang ada pada ISO 17025 (Sistem Manajemen Pengelolaan Laboratorium dan Pengujian). Lalu bagaimana proses pelaksanaan terkait dengan pengembangan laboratorium Pengujia Internal dengan melakukan adopsi ISO 17025?

(1) Menetapkan Organisasi Laboratorium

Di sini perusahaan harus menetapkan struktur organisasi yang ditetapkan untuk melakukan proses pengelolaan laboratorium. Struktur organisasi harus memasukkan penetapan yang terkait dengan fungsi layanan teknis dan layanan pendukung yang terkait dengan kegiatan pengujian. Setelah menetapkan struktur organisasi dilakukan proses penetapan uraian jabatan yang mendukung struktur organisasi.

(2) Melakukan Proses Penanganan dan Pengendalian Peralatan Pengujian

Memastikan bahwa proses pengujian dilakukan dengan mempergunakan peralatan yang sesuai dengan referensi pengujian. Perusahaan menetapkan jenis-jenis peralatan yang dipergunakan untuk proses pengujian. Melakukan pemastian bahwa kalibrasi dijalankan untuk setiap peralatan pengujian yang dijalankan.

(3) Menetapkan Ruang Lingkup Pengujian

Memastikan bahwa ruang lingkup pengujian ditetapkan sesuai dengan persyaratan pengujian yang ditetapkan dalam organisasi. Perusahaan harus memastikan bahwa proses pengujian yang dijalankan sesuai dengan ruang lingkup yang telah ditetapkan. Bagaimana perusahaan memastikan bahwa kegiatan pengujian ini akurat? Salah satunya bisa dilakukan dengan menjalankan proses uji banding atas pengujian yang dimaksud. Uji banding tersebut kemudian dilakukan untuk melakukan evaluasi penelusuran atas kesesuaian metode maupun kegiatan yang dijalankan.

(4) Lay Out Laboratorium

Perusahaan menetapkan bahwa akses untuk masuk ke laboratorium dijaga dan tidak diakses oleh orang yang tidak berkepentingan. Memastikan bahwa data dan informasi atas laporan pengujian dijaga kerahasiannya. Ditempatkan di tempat yang aman dan tidak mudah dimasuki oleh pihak yang tidak berkepentingan. Selain itu, lay out juga ditetapkan untuk mencegah adanya potensi penyimpangan atau kontaminasi atas hasil produk.

(5) Pencatatan dan Dokumentasi

Mempersiapkan jenis-jenis form dan laporan yang ditetapkan utuk melakukan proses pencatatan dan pelaporan yang berhubungan dengan hasil uji. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa hasil dari pengujian tersebut adalah akurat dan tidak terdapat penyimpangan.

Bagaimana perusahaan melakukan proses penetapan sistem laboratorium untuk internal pengujian yang tepat? Melakukan adopsi dengan menyesuaikan prinsip yang termuat dalam ISO 17025 dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan hasil uji yang valid dan tepat. Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk mengembangkan proses pengujian internal di dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)