6 Jenis Temuan Internal Audit ISO 9001 pada Sektor Manufacturing

Dalam menjalankan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, kegiatan internal audit merupakan kegiatan yang wajib untuk dijalankan. Pelaksanaan internal audit itu sendiri bertujuan untuk melakukan evaluasi terkait dengan implementasi dari Sistem Manajemen Mutu. Dari kegiatan internal audit, temuan akan teridentifikasi terkait dengan penyimpangan yang seringkali muncul pada saat kegiatan internal audit ISO 9001.

Dari temuan yang dimaksud, perusahaan/organisasi wajib ntuk menjalankan analisis penyebab serta tindakan perbaikan. Dimana tindakan perbaikan tersebut dapat memberikan sistem yang konsisten yang berhubungan dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

5 Langkah Penyusunan Dokumen ISO Integrasi

Pelaksanaan Sistem Manajemen Integrasi (ISO 9001, ISO 14001, serta ISO 45001) membutuhkan adanya pengembangan atas dokumentasi yang mendukung business process dari organisasi. Penyusunan dokumen itu sendiri menjadi salah satu langkah yang memberikan panduan pada organisasi terkait dengan bagaimana proses implementasi dapat dijalankan dengan tepat.

Untuk dapat memenuhi standar penyusunan dokumen yang ada, berikut ini adalah 5 langkah yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk melakukan penyusunan dokumen ISO integrasi.

Perusahaan/organisasi untuk dapat mengaplikasikan sistem dengan tepat, dapat mengikuti setiap tahapan langkah yang tepat agar dapat memenuhi standar persyaratan yang ada dan mampu memberikan nilai tambah bagi proses dan produk yang dihasilkan. Penyusunan dokumen memang terlihat sederhana tapi menjadi bagian penting dalam proses implementasi. Apabila sistem tidak terbangun dengan tepat, maka sistem tidak dapat berjalan dengan efektif. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat, agar dapat mengembangkan sistem secara maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan ISO 9001 untuk Shop Floor Personel

Pelatihan ISO 9001 baik itu pemahaman ataupun awareness terkadang disajikan dalam bentuk program pelatihan yang rumit dengan bahasa manajemen yang kadangkala menjadi sulit dipahami secara praktis. Untuk dapat mengimplementasikan dengan tepat, berikut ini adalah bentuk yang dapat dikembangkan untuk pelatihan pada level shop floor.

Tidak ada salahnya perusahaan mempertimbangkan pengembangan yang tepat terkait dengan penerapan atas pelaksanaan dari Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. Lakukan pengembangan sistem yang tepat dalam perusahaan untuk mencapai target implementasi ISO 9001 yang maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Memahami Komitmen Manajemen dalam Pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001

Dalam penerapan yang terkait dengan pelaksanaan dari Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, peranan manajemen adalah penting untuk dapat memaksimalkan hasil dari pelaksanaan Sistem yang ada. Lalu bagaimana perananan manajemen itu sendiri terkait dengan penerapan ISO 9001.

Pastikan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dijalankan dengan tepat di dalam organisasi. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 di organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Bagaimana Mencegah Keluhan Pelanggan Atas Kualitas Produk

Keluhan adalah hal yang sangat dihindari oleh perusahaan, khususnya terkait dengan kualitas produk. Penyimpangan kualitas dapat menurunkan nilai kepercayaan konsumen terhadap produk dan bahkan terhadap perusahaan itu sendiri. Untuk dapat meningkatkan kepercayaan dan penjualan atas produk, ada baiknya perusahaan dapat menjalankan proses penanganan keluhan pelanggan yang tepat. Namun, hal yang lebih penting adalah bagaimana perusahaan dapat mencegah keluhan pelanggan atas kualitas produk itu sendiri. Berikut ini adalah tindakan tekait dengan pencegahan yang berhubungan dengan keluhan pelanggan.

Pencegahan yang berhubungan dengan keluhan pelanggan membutuhkan adanya komitmen dan pendekatan yang tepat di dalam perusahaan. Lakukan proses penggunaan referensi eksternal yang dapat membantu perusahaan dalam melakukan proses pencegahan yang terkait dengan keluhan pelanggan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mempelajari Dokumen Wajib pada Sistem Manajemen Mutu ISO 9001

Penerapan ISO 9001 menjadi salah satu bentuk strategi perusahaan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan dari organisasi. Implementasi dari Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 ini tidak hanya terkait dengan bagaimana proses implementasi tersebut dijalankan, namun juga terkait dengan persyaratan yang terkait dengan dokumen yang berhubungan dengan standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001.

Berikut ini adalah detail yang terkait dengan dokumen wajib yang ditetapkan pada Sistem Manajemen Mutu ISO 9001.

Penyusunan atas dokumen yang terkait dengan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. Dimana dokumen ini menjadi suatu hal yang penting dan strategis untuk dapat dikembangkan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal dalam menyusun dan mengembangkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. (amarylliap@gmail.com, 08129359926)

Peranan Departemen HRD dalam Implementasi ISO 9001

Penerapan atas ISO 9001 adalah komitmen yang harus dipenuhi oleh seluruh organisasi/perusahaan. Tidak terkecuali pada departemen Human Resources (HR) , dimana departemen ini memiliki kontribusi yang cukup signifikan dalam proses implementasi ISO 9001.

Berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan peranan departemen HRD dalam proses implementasi ISO 9001.

Mempertimbangkan fungsi yang dimaksud, perusahaan dapat melakukan pengembangan fungsi HR ke areah peningkatan kualitas sistem. Ada baiknya perusahaan melakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat menyusun dan mengimplementasikan ISO 9001 di perusahaan/organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Manfaat Perusahaan Menerapkan Sistem Manajemen Integrasi

Proses sertifikasi yang terkait dengan Sistem Manajemen Integrasi adalah proses penggabungan yang terkait dengan Sistem ISO 9001, ISO 14001 serta ISO 45001. Penerapan ini walaupun terlihat cukup kompleks namun pelaksanaannya dapat memberikan manfaat yang cukup baik bagi perusahaan. Dengan mempertimbangkan proses sertifikasi ini, perusahaan dapat menjalankan secara sekaligus persyaratan yang terkait dengan Sistem Manajemen Mutu, Sistem Manajemen Lingkungan dan K-3. Berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan penerapan dari manajemen integrasi.

Pengembangan dari penerapan ini apabila melihat pada manfaatnya dapat membantu peningkatan dan pertumbuhan dari perusahaan/organisasi. Ada baiknya perusahaan melakukan proses implementasi yang tepat terkait dengan penerapan ISO 9001, ISO 14001 serta ISO 45001 pada perusahaan. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan penerapan atas sistem yang dimaksud. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Implementasi ISO 9001 pada Departemen Produksi

Pada sektor manufacturing, peranan produksi menjadi bagian utama yang membutuhkan penerapan sistem dari implementasi ISO 9001. Dengan tingkat ketergantungan yang besar dengan departemen lainnya, penerapan sistem menjadi bagian dengan tingkat kesulitan yang beragam. Untuk dapat mengimplementasikan dengan tepat, berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan tahapan proses implementasi ISO 9001 yang dapat dijalankan pada departemen Produksi.

Untuk dapat memaksimalkan implementasi dari sistem di perusahaan sektor manufacturing, penerapan ISO 9001 dapat dipergunakan sebagai salah satu langkah yang strategis. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan penerapan ISO 9001 di dalam perusahaan/organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tahapan yang Harus Diperhatikan dalam Menyusun SOP Produksi

Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) untuk divisi produksi, ditetapkan untuk memastikan bahwa pengendalian dari proses pembuatan produk dijalankan dengan konsisten. Selain memastikan bahwa proses dijalankan sesuai dengan ketetapan alir yang tepat, penetapan SOP juga harus memastikan adanya kegiatan yang terkait dengan verifikasi dan validasi dari proses produksi itu sendiri. Kelengkapan atas setiap tahapan proses ini sebaiknya ditetapkan di dalam proses sebagai bagian dari pengendalian proses yang tepat.

Berikut ini adalah ilustrasi yang terkait dengan tahapan pengembangan SOP di divisi produksi.

Untuk dapat mengembangkan SOP yang tepat di dalam perusahaan, khususnya untuk divisi produksi, perusahaan dapat mengkaji dan menyusun ulang SOP yang saat ini dimiliki. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan dan mengimplementasikan SOP di perusahaan, khususnya terkait dengan kegiatan produksi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)