Pengambilan Keputusan Melalui Analisis Quality Function Deployment

Banyak perusahaan dalam setiap kali melakukan program pemecahan masalah menggunakan teknik Quality Function Deployment. Secara sederhana proses analisis terkait dengan Quality Function Deployment adalah melakukan proses analisis atas keseluruhan faktor-faktor pendukung proses dari suatu operasional yang awalnya terlihat secara random untuk kemudian dilakukan proses analisis lebih lanjut untuk dapat melihat apakah faktor yang muncul secara random tersebut memberikan kausalitas atas suatu masalah yang muncul.

Kekuatan dari teknik Quality Function Deployment adalah menjalankan suatu pendekatan statistik terpadu (analisis faktorial) yang dilakukan untuk dapat mengidentifikasi masalah yang muncul. Adapun kunci keberhasilan dari metode pendekatan ini adalah dengan menjalankan proses analisis masalah yang tepat dan akurat.

Setelah faktor utama teridentifikasi, perusahaan dapat menjalankan program yang terkait dengan perbaikan yang dijalankan. Konsep simulasi dapat dijalankan untuk memastikan bahwa evaluasi atas ketidaksesuaian tersebut dapat teranalisis secara tepat dan akurat.  Proses evaluasi harus dijalankan secara terus menerus untuk dapat memastikan bahwa program solusi yang dijalankan dapat memberikan perbaikan ataupun perubahan terhadap perubahan yang dijalankan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Desain Pengembangan Sales dalam Perusahaan

Tantangan terbesar dalam kondisi ekonomi bebas saat ini adalah bagaimana membentuk desain pengembangan sales yang tepat dan efektif dalam perusahaan.  Perusahaan harus mampu mengembangkan desain organisasi dan strategi sales yang tepat agar memastikan

(1) Mensinergikan Sales & Service

Banyak perusahaan, khususnya yang bergerak dalam bidang customer good, lebih mengutamakan kekuatan pada aspek sales.  Padahal tidak sedikit peranan atas aspek layanan yang menjadi pengikat hubungan antara penyediaan penjualan dan pelayanan.

(2) It’s All About The Price

Banyak kegagalan perusahaan dalam menjual “produk” nya adalah masalah harga..  Bagaimana konsumen memiliki hak untuk dapat “memilih” berdasarkan pada harga dan kualitas. Ketidaktepatan dalam penetapan atas proporsi harga dan program menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa produk adalah sesuai dengan standar persyaratan.

(3) Inovasi Program Sales

Sales pada saat ini bukan hanya menjual “produk” namun yang terpenting adalah menjual “solusi”. Suatu tantangan bagi sales untuk mengedepankan solusi atas produk yang dapat dilakukan dalam produk yang dimiliki oleh perusahaan. Penggunaan teknologi dapat dipergunakan untuk secara terus menerus memberikan informasi yang kuat atas teknologi yang ada dalam perusahaan.

Bagaimana perusahaan memastikan bahwa sales didesain secara tepat? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan sistem operasional dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Menyusun SOP untuk Perusahaan Skala Menengah

Proses menyusun SOP (Standard Operating Procedure) dijalankan untuk mampu menjalankan proses pengelolaan atas usaha secara rapi dan administratif. Memastikan bahwa seluruh struktur organisasi yang dijalankan dalam perusahaan tersebut menjalankan sistem internal perusahaan secara maksimal.  Adalah penting penyusunan SOP dilakukan tidak hanya untuk perusahaan ruang lingkup skala besar juga namun juga dijalankan untuk jenis usaha skala menengah.

Berikut ini adalah 5 (lima) alasan mengapa SOP dibutuhkan untuk disusun pada jenis usaha skala menengah.

Pertama, Sebagai Proses Transisi Manajemen Perusahaan Modern

Pada perusahaan skala menengah, secara umum sedang mengalami perubahan untuk menjadi perusahaan besar.  Dalam posisi seperti ini, perusahaan mengembangkan konsep edukasi dan pembelajaran secara terus-menerus untuk dapat memastikan perubahan atas sistem dijalankan secara profesional.

Kedua, Sebagai Proses Pengembangan Leadership

SOP membentuk konsistensi dan komitmen dari seluruh lini perusahaan. Memastikan bahwa konsep dasar dari manajemen terjalankan untuk memastikan bahwa pola kepemimpinan internal menjadi fokus dan bertanggung jawab atas proses.

Ketiga, Sebagai Proses Pengendalian Kinerja Perusahaan

Dengan adanya SOP, perusahaan terpastikan dapat terkendali secara proses dan kinerja dari perusahaan dipastikan sesuai dengan sistem. Output dari proses dapat terkendali dan teratur sesuai dengan persyaratan kinerja dari perusahaan.

Keempat, Sebagai Tahapan Pengendalian Resiko Usaha

Memastikan bahwa seluruh resiko internal akibat proses dapat terkendali. Pencatatan dan administrasi yang rapi dapat membantu perusahaan dari permasalahan resiko usaha yang dapat muncul.

Kelima, Sebagai Bentuk Pemberdayaan SDM secara Efektif

Perusahaan dapat memastikan bahwa konsep pengelolaan SDM dapat berjalan secara efektif. Perusahaan memastikan bahwa konsep dan strategi atas pengelolaan dan pengendalian SDM dijalankan secara tepat dan sistematis.

Bagaimana dengan perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan SOP dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pola Efisiensi Pada Bisnis Manufacturing

Dalam jenis usaha industri, proses penerapan efisiensi adalah faktor penting untuk dapat memastikan bahwa pola usaha menjadi sustainable (berkelanjutan).  Banyak faktor yang menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa jenis bisnis manufacturing dapat menjadi lebih efektif.  Berikut adalah langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan pada bisnis Manufacturing agar dapat menjadi lebih efesien.

(1) Effective Floor Leadership

Dalam bisnis manufacturing, rantai instruksi dan pelaksanaan operasional harus bergerak dengan sistem yang sama. Aspek konsistensi adalah penting, pola prilaku dan tata kerja dialankan sesuai dengan sistem dan nilai yang sama dalam perusahaan. Memastikan bahwa fungsi leadership dijalankan dalam seluruh lini operasional adalah penting dan wajib terimplementasi secara efektif.

(2) Effective Supply Chain Management

Pemastian bahwa konsep perencanaan atas produksi terkait dengan pengelolaan material dijalankan dalam sistem yang terintegrasi. Bagaimana sistem pengadaan, perencanaan produksi dan pengelolaan atas stock terkendali. Cash flow atas stock dan supply harus dipastikan dalam rasio yang dapat terkelola oleh sistem.

(3) Total Quality Management

Di dalam bisnis manufacturing konsep kualitas bukanlah berorientasi hanya pada produk. Pergerakan dan pengelolaan organisasi harus dialankan untuk memastikan bahwa kualitas perusahaan terpenuhi, salah satunya adalah kualitas produk.  Penerapan mulai dari Top Management (berupa komitmen) serta fokus usaha harus mengarah pada kualitas secara total. Penetapan target-target yang berorientasi pada dimensi kualitas harus dapat terpenuhi dan terevaluasi secara maksimal.

Bagaimana dengan penyusunan sistem manajemen dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam proses penyusunan sistem dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Manajemen Supply Chain yang Efektif

Banyak perusahaan melihat bahwa pengelolaan atas rantai pasokan material adalah proses sederhana. Namun sangat sedikit perusahaan yang dapat melihat ini sebagai bentuk atas proses pengendalian efisiensi perusahaan. Lalu bagaimana cara melakukan proses pengelolaan supply chain yang efektif tersebut dapat dilakukan.

Tahapan Pertama: Menjalankan fungsi cashflow stock

Ada pentingnya bagi perusahaan untuk melakukan proses perhitungan atas nilai supply yang masuk ke dalam perusahaan dan dihitung sebagai investasi perusahaan. Tentu saja sebagai investasi, adalah tugas penting bagi perusahaan untuk dapat memberikan nilai “lebih” atas stock tersebut sebagai bentuk investasi perusahaan. Nilai lebih yang dapat dikembangkan adalah dalam bentuk proses “stock out” yang dapat memberikan nilai lebih bagi perusahaan.

Tahapan Kedua: Pengelolaan Service Level

Apabila proses pengelolaan stock sebagai investasi tidak dapat dikembangkan secara optimal, maka ada baiknya bagi perusahaan untuk dapat mengembangkan “nilai” kecepatan dari proses pelayanan produk kepada pelanggan.  Adapun proses pengembangan jasa tersebut adalah dengan memastikan tingkat pelayanan menjadi lebih maksimal, termasuk ketepatan dan keakurasi dari proses stock in dan stock out.

Tahapan Ketiga: Efisiensi

Memastikan konsep cashflow yang positif adalah penting untuk dijalankan. Peningkatan nilai retensi stock yang tinggi dalam perusahaan menunjukkan adanya masalah efisiensi dalam perusahaan.  Proses stock in dan stock out yang seimbang serta proporsi standar penyimpanan stock yang tepat menjadi bagian penting dalam proses pengelolaan manajemen rantai pasokan.

Tahapan Keempat: Integrasi Manajemen

Secara prinsip pengaturan atas stock in dan stock out adalah murni kerja interaksi dalam organisasi. Perusahaan harus dapat menempatkan fungsi dan kinerja organisasi secara tepat dan efektif untuk dapat memastikan integrasi manajemen dijalankan.

Bagaimana proses pengelolaan manajemen supply chain dalam perusahaan Anda? Lakukan proses perbaikan dan pengelolaan rantai supply chain yang tepat agar perusahaan Anda menjadi lebih baik. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Faktor Pendukung Percepatan Penjualan

Dalam konsep strategi marketing, adalah penting bagi pelaku usaha untuk dapat mengendalikan faktor-faktor pendukung yang dapat mempercepat proses peningkatan penjualan.

Faktor Pertama, peranan dari program
Program penjualan adalah konsep strategis yang bukan hanya menjual. Kebutuhan terhadap pengembangan merk dagang/ brand juga menjadi bagian penting dalam perusahaan.  Terkadang perusahaan harus melepaskan konsep produk utama dan mengembangkan produk sampingan sebagai bagian dari pengembangan usaha.

Faktor Kedua, menjadi pemenang dalam pasar yang jenuh

Tentu saja kue yang enak akan mendatangkan banyak semut. Namun bagaimana pun permasalahan yang muncul. Harus dapat dipastikan bahwa pasar tetap melihat Anda di dalam kerumunan.  Temukan keunikan pada produk Anda, proses pemberian nilai tambah juga dapat dilakukan dalam pengembangan pasar dengan produk tambahan lain. Seperti bagaimana perbankan mengembangkan dirinya saat ini bukan hanya kecepatan dan keramahan pelayanan, namun juga melalui ketelitian dan keakuratan dari produk IT yang dimiliki.

Faktor Ketiga, Memahami musuh Anda secara tepat

Melihat bagaimana musuh Anda bereaksi, serta mengembangkan dirinya adalah baik.  Ketika Anda tidak bisa mengalahkan musuh Anda secara tepat, salah satu strategi yang dapat dikembangkan oleh perusahaan adalah bergabung dengan musuh Anda.

Bagaimana program pengembangan penjualan dijalankan di dalam perusahaan Anda. Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk memastikan bahwa program pengembangan penjualan berjalan secara tepat dan maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mengubah Rasio Komposisi Biaya Perusahaan

Dalam dunia usaha, penempatan biaya dalam manajemen operasional adalah penting untuk memastikan bahwa resiko biaya menjadi suatu aspek pemberian kontribusi dalam pemberian profit perusahaan.  Lalu bagaimana cara yang tepat bagi perusahaan untuk dapat melakukan perubahan atas komposisi biaya menjadi suatu program profit.

Berikut adalah tahapan yang dapat dilakukan oleh perusahaan terkait perubahan komponen biaya tersebut.

(1) Mengubah Persepsi atas Orientasi Biaya

Perusahaan menjalankan status unit kerja menjadi orientasi biaya dan orientasi keuntungan. Hal tersebut tidaklah salah, namun dalam beberapa kondisi penetapan atas orientasi sebaiknya seluruhnya diarahkan kepada orientasi keuntungan. Departemen/ unit kerja yang sebelumnya adalah orientasi biaya menjadi suatu orientasi keuntungan.  Setiap output atas pekerjaan dilakukan proses perhitungan bisa dijalankan dengan mengukur produktifitas terkait service level dan aspek nilai pencegahan resiko yang ditetapkan.

(2) Mengembangkan Konsep Strategis Business Unit

Mengoptimalkan setiap unit kerja sebagai business unit.  Dimana pengelolaan dijalankan dengan kepastian tujuan dan target yang terukur secara tepat dan efektif. Penetapan strategis ata penilaian kerja dijalankan untuk memastikan bahwa program pengukuran dan kinerja yang dijalankan adalah sinergis.

Lakukan proses pengembangan atas output produksi secara tepat dan sinergis.  Penggunaan referensi eksternal dapat dijalankan untuk dapat memastikan bahwa program pengembangan internal perusahaan dapat dijalankan secara maksimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Bagaimana Cara yang Tepat dalam Membangun Usaha Baru

Dalam proses membangun usaha, terkadang banyak hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Namun dalam prosesnya terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh pihak pemiliki start up untuk dijalankan.

Berikut beberapa tahapan yang dapat dilakukan oleh pemilik usaha dalam membangun unit usaha baru.

(1) Mengembangkan Produk yang Tepat

Pengusaha harus mengingat bahwa dalam mengembangkan usaha baru membutuhkan keunikan atas produk, seperti yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain.  Pengembangan produk yang tepat, unik dan tepat sasaran dalam memenuhi kebutuhan perusahaan adalah salah satu langkah yang tepat untuk memastikan bahwa produk tersebut telah memenuhi standar persyaratan yang ditetapkan.

(2) Menyusun manajemen usaha yang efektif dan efisien

Mengingat bahwa perusahaan masih dalam proses merintis dan berkembang, ada baiknya perusahaan memastikan bahwa sistem manajamen yang dikembangkan adalah sistem yang efektif dan efisien.  Pencarian sumber daya manusia sebaiknya dilakukan dengan memastikan bahwa SDM memiliki kompetensi yang tepat dan efektif untuk memastikan bahwa proses operasional dapat berjalan secara tepat dan maksimal. Mengingat bahwa sistem renumerasi pada saat ini belum dapat diberikan secara optimal, ada baiknya perusahaan secara berhati-hati memberikan kompensasi kepada karyawan

(3) Menyusun Rencana Pengembangan Kerja

Perusahaan dapa melakukan program pengembangan rencana kerja. Program pengembangan rencana  kerja dipergunakan untuk memastikan bahwa roadmap perusahaan Anda dapat terjalankan dengan baik.  Ada pentingnya dalam menyusun program kerja, perusahaan harus dapat memastikan sasaran dan program kerja yang dijalankan tersebut dapat dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan.

Bagaimana, perusahaan Anda memulai program pengembangan rencana kerja? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan program pengembangan usaha dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Cost Reduction dalam Sistem Manajemen Operasional

Banyak perusahaan menggunakan Sistem baik SOP maupun sertifikasi ISO 9001 hanya dipergunakan untuk memastikan status compliance (kepatuhan), padahal dalam sistem perbaikannya, SOP dan ISO 9001 dapat dipergunakan sebagai alat untuk program efisiensi perusahaan.

Salah satu program efisiensi yang sangat penting menjadi perhatian perusahaan adalah penerapan Cost Reduction melalui Sistem Manajemen Mutu. Lalu bagaimana proses penerapan program cost reduction bisa dijalankan melalui sistem manajemen mutu.

(1) Penetapan Sasaran Mutu yang Terukur dari Cost

Dalam menetapkan sasaran mutu, perusahaan tidak hanya melihat pada dampak pelanggan saja, penyusunan sasaran-sasaran yang terkait dengan indikator biaya juga menjadi bagian dan nilai yang penting dalam menetapkan sasaran mutu tersebut. Pengembangan arti Quality Cost sebagai bagian dari program prevention loss dalam proses pelaksanaan sistem menjadi strategi dan bagian penting.

(2) Penetapan Strategi Manajemen Resiko

Penetapan dan pengelolaan manajemen resiko adalah penting untuk menjadi perhatia penting dalam penerapan strategi cost reduction. Dimana program atas orientasi cost dimunculkan sebagai suatu tindakan yang dijalankan untuk meminimalkan resiko yang muncul dan menyebabkan dampak kemunculan resiko dalam perusahaan.

(3) Pengembangan Sistem yang Terukur dari Issue Perusahaan

Dalam ISO 9001:2015, penyusunan sistem dijalankan melalui issue yang ada dalam perusahaan. Issue-issue tersebut bernilai biaya yang kemudian dilakukan proses antisipasi melalui proses penyusunan sistem.

Alangkah baiknya bagi perusahaan untuk dapat mengembangkan sistem dengan mempertimbangkan faktor efisiensi perusahaan.  Sehingga strategi bisnis dan perbaikan dapat secara optimal terukur. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk melakukan proses pengembangan sistem perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Panduan Manajemen Supply Chain pada Bisnis Retail

Dalam industri bisnis retail, pengembangan supply chain adalah bagian penting yang menjadi kunci keberhasilan pengembangan usaha. Aspek integrasi dalam pengelolaan usaha dari pemasok sampai dengan pelanggan membutuhkan sistem yang kuat dan sinergis. Keterpaduan antara pasokan material, proses distribusi dan pengembangan penjualan adalah proses penting yang dikelola oleh bisnis retail.

Dalam menyusun sistem, terdapat beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan oleh bisnis retail.

(1) Pengelolaan Pemasok

Dalam bisnis retail, pemasok menentukan keberhasilan marketing.  Bagaimana perusahaan melakukan seleksi dan penetapan kerjasama merupakan dasar pembentukan sistem.  Dasar seleksi atas pemasok dibakukan menjadi tiga kelompok utama, yaitu produk dengan sifat best seller brand, produk umum serta produk unik.  Proses kerjasama antara produsen dengan pemasok dapat dilakukan melalui program kerjasama produksi (markloan), kerjasama penjualan (konsinyasi) serta sistem penjualan terputus.

(2) Pengelolaan Distribusi

Sistem pengelolaan distribusi dapat dilakukan perusahaan dengan cara melakukan program pengelolaan atas kegiatan distribusi tersebut. Perusahaan harus memastikan bagaimana program distribusi akan dijalankan, dengan menggunakan pihak ketiga atau dengan pengelolaan terpadu. Dalam kegiatan pengelolaan terpadu perusahaan memastikan sistem pergudangan dan distribusi dijalankan dengan baik dan tepat.

(3) Pengelolaan Atas Penjualan

Bagaimana perusahaan memastikan penjualan dijalankan secara tepat dan seimbang dengan rasio gudang.  Pengembangan program pemasaran dilakukan untuk memastikan likuiditas dan biaya inventory terpenuhi dengan tepat dan maksimal. Perhitungan atas biaya inventory sebaiknya diperhitungan ke dalam program pemasaran termasuk penurunan atas nilai asset inventory barang yang tersimpan itu sendiri.

Bagaimana dengan pengembangan supply chain management di perusahaan Anda? Pastikan perusahaan menjalankan program supply chain management yang tepat dan efektif dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)