Peranan Konsultan dalam Pengelolaan Manajemen Strategis dalam Perusahaan

Dalam melakukan proses pengelolaan manajemen, perusahaan seringkali menemukan kesulitan/ permasalahan.  Masalah yang  muncul secara runut dapat menyebabkan hilangnya arah strategis perusahaan dalam melakukan proses pencapaian target.  Untuk dapat menjalankan arah yang tepat dalam melakukan proses pengelolaan bisnis yang tepat.

Lalu bagaimana peranan konsultan dalam menjalankan perbaikan strategis dalam perusahaan?

(1) Desain Sistem

Tidak terdapat perusahaan yang menjalankan konsep ideal sesuai dengan buku manajemen. Konsultan harus mampu mengupayakan terbentuknya sistem yang efektif bagi perusahaan dengan seluruh sumber daya yang dimiliki. Melakukan analisis dan menjalankan program mix and match yang tepat dalam memastikan desain sistem terbentuk sesuai dengan arahan strategis.

(2) Mengukur Kemampuan Perusahaan

Ada baiknya konsultan dan perusahaan melakukan proses komunikasi dengan perusahaan dan melakukan analisis kemampuan perusahaan untuk mencapai target yang telah ditetapkan terkait dengan kajian strategis. Salah satu kajian strategi yang penting bagi perusahaan adalah melakukan proses pengendalian resiko. Memastikan bahwa arah dan tujuan perusahaan tercapai sesuai dengan target rasional.

(3) Program Pendampingan

Pendampingan yang dilakukan oleh konsultan bisa dilakukan dengan beberapa teknik, seperti coaching ataupun intervensi proses.  Bagaimana proses dalam perusahaan bisa menyerap dan bersinergi dengan sistem untuk memastikan bahwa sistem yang diterapkan adalah tepat dan efektif.

(4) Proses Evaluasi dan Kajian Bisnis

Konsultan dapat menjalankan fungsi untuk melakukan check up kondisi bisnis Anda. Melakukan seluruh analisis apakah perusahaan memiliki potensi yang memadai untuk terus berkembang ataupun perubahan strategi bila mengingat tingkat resiko bisnis yang semakin tinggi. Melakukan proses rekomendasi agar perusahaan menjalani proses “naik kelas” menjadi lebih baik.

Memahami peranan konsultan dan mengerti apa yang menjadi kebutuhan perusahaan adalah hal yang perlu dianalisis sebelum menjalankan proyek perbaikan.  Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk menjawab seluruh masalah yang ada dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Peranan Konsultan dalam Penyusunan Program Cost Reduction

Apakah perusahaan Anda saat ini sedang berusaha untuk menjalankan perbaikan atas program cost reduction? Dalam melakukan proses penyusunan sistem cost reduction, perusahaan dapat menjalankan sistem cost reduction dengan menggunakan konsultan sebagai alternatif dalam program penyusunan sistem yang dijalankan dalam perusahaan. Lalu bagaimana konsultan mendesain tahapan dalam menjalankan analisis cost reduction dalam perusahaan.

Tahap Pertama: Proses Pendahuluan

Ada baiknya dalam melakukan proses pembuatan program cost reduction, perusahaan melakukan proses pencarian data awal untuk mengevaluasi jenis program yang akan disusun. Proses pendahuluan ini melalui kegiatan job analysis (analisis pekerjaan) serta proses evaluasi atas sistem pekerjaan. Dari hasil proses pencarian data pendahuluan tersebut kemudian perusahaan menetapkan strategi yang dapat ditetapkan oleh perusahaan untuk dapat menurunkan biaya.

Tahap Kedua: Proses Desain Program

Dalam melakukan proses desain atas program, adalah hal yang penting bagi perusahaan untuk melakukan analisis resiko yang muncul terkait dengan program cost reduction yang disusun. Prediksi atas nilai manfaat yang ditetapkan terkait dengan desain program adalah penting untuk dievaluasi.

Tahap Ketiga: Proses Evaluasi Program

Perusahaan harus memastikan program yang disusun terevaluasi secara tepat dan efektif. Dimana perusahaan memastikan bahwa program benar-benar menjalankan proses perbaikan atas pengurangan biaya, termasuk yang penting adalah program cost saving (penghematan biaya).

Bagaimana dengan proses pengelolaan cost reduction dijalankan di perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam perbaikan serta pengembangan manajemen perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Proses Peningkatan Produktifitas Output Perusahaan Melalui 5 R

Banyak perusahaan saat ini melihat 5 R hanya sebagai bentuk pengembangan budaya organisasi.  Memperbaiki kinerja SDM (Sumber Daya Manusia) adalah salah satu bentuk dari bagaimana 5 R dapat berperan, namun banyak yang melupakan bahwa program 5 R dapat dipergunakan untuk meningkatkan produktifitas kerja, khususnya dalam bidang industri.  Lalu bagaimana 5 R itu sendiri dapat meningkatkan produktifitas?

(1) Menertibkan Status Lean Process

Banyak perusahaan yang melupakan bahwa kapasitas yang termuat dalam sistem lean process harus dapat dipastikan adalah steril.  Mengingat tahapan ini adalah keterbatasan dari proses.  Apabila 5 R tidak dijalankan, maka area-area yang menjadi lean point tidak menjadi steril dan menjadi permasalahan untuk mencapai produktifitas tinggi dalam proses produksi.

(2) Memperbaiki Sistem Pengukuran Produktifitas

Konsep 5R melibatkan perbaikan atas sistem operasional yang visible. Dimana proses pengukuran atas hasl produktifitas dapat terukur secara nyata. Aspek yang terlihat ini dapat membantu karyawan dalam melakukan evaluasi atas status hasil output operasional perusahaan. Sehingga proses pengukuran dan pencapaian target menjadi lebih terukur.

(3) Mengendalikan Evaluasi Kinerja Karyawan

5 R dapat dipergunakan sebagai metode untuk melihat kinerja tim dan personel individu. Menjaga mekanisme kinerja selalu berjalan sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Bagaimana pola kinerja tetap terjaga dalam sistem yang akurat.

Bagaimana dengan penerapan 5R dalam perusahaan Anda? Dapatkan manfaat terbesar terkait dengan penerapan 5 R dalam perusahaan Anda, lakukan proses pencarian referensi yang tepat untuk penerapan 5R dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Sistem Penempatan Karyawan yang Tepat dan Efektif

Dalam proses pengembangan organisasi, selain dari perkembangan struktur organisasi adalah hal lumrah yang terjadi dalam perusahaan. Lalu perusahaan kemudian berpikir untuk melakukan proses penempatan ulang terhadap karyawan yang ada dalam struktur organisasinya. Bagaimana proses penempatan karyawan yang tepat dalam struktur organisasi?

A. PENTINGNYA ANALISIS KOMPETENSI

Di sinilah peranan dari analisis kompetensi yang diemban oleh perusahaan untuk memastikan karakteristik jabatan yang telah ditetapkan dalam organisasi. Setelah mendapatkan informasi yang terkait dengan karakteristik jabatan yang dimaksudkan tersebut, perusahaan menetapkan standar penyusunan kompetensi yang dipersyaratkan dalam jabatan tersebut. Dari setiap jabatan yang ada, organisasi menetapkan standar kualifikasi yang dipersyaratkan dalam jabatan tersebut.

B. PROSES REKRUITMEN

Dalam kegiatan rekruitmen yang dijalankan oleh perusahaan adalah memastikan bahwa aspek kompetensi yang dipersyaratkan tersebut terevaluasi dalam kegiatan rekruitmen. Kegiatan rekruitmen yang tepat adalah proses seleksi yang dapat memetakan personel yang dimaksud dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam perusahaan.

C. PROSES PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Seiring perkembangan organisasi, kompetensi yang dipersyaratkan terkadang mengalami perubahan. Perubahan-perubahan ini harus dapat diakomodasi dalam bentuk perubahan sistem standar kompetensi. Perubahan tersebut harus dapat dipastikan dijalankan dengan program pelatihan untuk memastikan bahwa standar kompetensi yang dipersyaratkan tersebut telah sesuai.

Penyusunan manajemen sumber daya manusia dengan basis kompetensi adalah hal penting dan strategis untuk dikembangkan. Menjadi tanggung jawab penting bagi organisasi untuk mengelola kompetensi ini menjadi dasar perubahan dalam organisasi perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Strategic Vendor Management

Dalam pengelolaan supply chain management, penerapan terkait dengan strategi pemasok adalah penting dan perlu dikendalikan secara tepat dan efektif. Perusahaan harus dapat memastikan bahwa pemasok bukan hanya pendukung proses saja dalam perusahaan namun juga sebagai mitra pengelolaan proses yang dijalankan dalam perusahaan.

Berikut adalah tahapan yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk menjalankan konsep pengendalian pemasok yang tepat.

(1) Mengukur Tingkat Kebutuhan dan Kepentingan Perusahaan

Semakin kuat atas tingkat kebutuhan dan kepentingan perusahaan terhadap pemasok maka semakin tinggi tingkat kritikal dari pemasok tersebut. Pemasok membutuhkan ikatan kuat dengan perusahaan tidak hanya melalui kontrak kerja saja, penetapan spesifikasi maupun program pengembangan bisnis pemasok menjadi bagian penting dari hubungan antara pemasok dengan perusahaan.

(2) Melihat Periode Penggunaan

Semakin panjang kerjasama akan dijalankan, perusahaan harus melihat posisi pemasok bukanlah sebagai bentuk pendukung perusahaan saja tetapi juga meliputi pengendalian peranannya sebagai mitra. Dan sebagai mitra, pemasok memiliki posisi yang sejajar untuk memastikan bahwa proses bisnis dari perusahaan berjalan secara efektif. Mitra berarti investasi, perusahaan harus mengendalikan mitra sebagai bagian penting dari program investasi yang dijalankan.

Bagaimana dengan penerapan pengendalian pemasok yang dijalankan dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan program Strategic Vendor Management  berjalan secara tepat dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Menghitung Harga Jasa Konsultan Manajemen

Dalam proses penggunaan jasa konsultan manajemen, banyak perusahaan mengalami kebingungan atas seberapa besar nilai harga jasa konsultan manajemen.  Sebelum melakukan proses evaluasi terkait dengan nilai harga jasa konsultan, berikut adalah beberapa pertimbangan yang dapat perusahaan kaji ketika melakukan pencarian atas jasa konsultan.

(1) Resiko Usaha

Beberapa konsultan memastikan bahwa dalam menyusun sistem resiko bisnis terukur dengan tepat. Pengendalian atas jenis usaha ataupun ruang lingkup usaha dengan tingkat resiko yang tinggi dapat menyebabkan tim konsultan memberikan tarif yang berbeda dengan jenis resiko usaha yang rendah tingkat resikonya.

(2) Ruang Lingkup

Pemberian tarif pada beberapa konsultan juga diberikan berdasarkan pada status atas batasan ruang lingkup pekerjaan. Beberapa konsultan menetapkan nilai yang cukup tinggi apabila melibatkan nilai interaksi dan intervensi kepada perusahaan dengan sangat tinggi. Dimana pengaruh tersebut membuat nilai peran konsultan dapat melebihi 50% dari pada keseluruhan keberhasilan program.

(3) Pengalaman Konsultan

Nilai investasi konsultansi juga dapat terpengaruh dari waktu atau pengalaman konsultan dalam menangani klien/ pelanggan.  Dimana semakin tingginya pengalaman, biasanya dapat menyebabkan tingkat keberhasilan program konsultasi juga semakin tinggi.

Ada baiknya perusahaan melakukan kajian dan evaluasi atas investasi yang tepat dalam penggunaan jasa konsultan. Pastikan aspek kompetensi adalah menjadi persyaratan utama dan mutlak untuk dijalankan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Peranan Konsultan Manajemen Strategis dalam Pengembangan Perusahaan

Dalam menjaga bisnis dan terus-menerus secara progresif meningkatkan kinerja perusahaan, ada baiknya perusahaan untuk dapat melakukan pengendalian manajemen strategis yang tepat. Apa yang dimaksud dengan manajemen strategis? Manajemen strategis adalah suatu pengelolaan perusahaan yang didesain sedemikian rupa untuk dapat membantu perusahaan dalam mencapai target/ tujuan yang diharapkan, seperti target finansial ataupun non finansial.

Perusahaan dapat menggunakan jasa eksternal konsultan dalam melakukan proses penyusunan manajemen strategis.  Dalam beberapa hal, konsep penggunaan jasa eksternal dapat memberikan manfaat lebih baik. Manfaat yang didapatkan adalah sebagai berikut.

(1) Tercapainya Sasaran dan Fokus Kinerja Perusahaan

Perusahaan dapat mendeskripsikan informasi mengenai apa yang menjadi target dan tujuan dari perusahaan. Setiap sasaran/ target yang diminta oleh perusahaan tersebut, konsultan dapat menyusun dan melakukan program perencanaan yang tepat atas penetapan strategi kinerja yang diharapkan.  Meskipun perusahaan harus mengeluarkan budget khusus dalam mengakomodasi adanya konsultan, namun konsep strategis yang ditetapkan dalam perusahaan dapat tercapai secara maksimal.

(2) Pengelolaan Perbaikan secara Akurat

Kelebihan dari penggunaan jasa eksternal adalah dapat membantu perusahaan untuk menjalankan perbaikan melalui aspek global yang lebih luas. Khususnya, pada konsultan yang telah berpengalaman dengan bisnis sejenis yang dikelola maka proses perbaikan dapat didesain berdasarkan pada aspek benchmark yang dijalankan oleh perusahaan secara tepat dan efektif.

(3) Pendampingan Implementasi

Konsultan dapat berperan secara maksimal untuk melakukan program pendampingan atas sistem, termasuk di dalamnya adalah melakukan kajian atas pentingnya modifikasi desain sistem ataupun kompetensi organisasi.

(4) Pelaksanaan Program Cost Saving

Dengan menjalankan sistem yang tepat, konsultan dapat menjalankan banyak agenda yang diharapkan berjalan di perusahaan. Seperti program Cost Saving dari sistem. Dimana perusahaan melakukan proses perbaikan desain atas sistem perbaikan bisnis yang dijalankan dari kondisi aktual yang ada.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, alangkah baiknya apabila perusahaan mampu memiliki Sistem yang strategis dalam mengakomodasi pertumbuhan dan perkembangan bisnis. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan Sistem Manajemen Operasional perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Teknik Mengelola Cost Saving Program dalam Perusahaan

Dalam kondisi saat ini, selain untuk dapat berkompetisi dalam bisnis secara maksimal.  Memastikan bahwa Program Cost Saving dijalankan oleh perusahan adalah penting untuk dilakukan selain Program Cost Reduction. Untuk dapat memastikan bahwa Cost Saving Program dijalankan di perusahaan, perusahaan dapat menjalankan program strategi pendekatan sebagai berikut.

(1) Strategi Optimalisasi SDM/ Sumber Daya Manusia

Proses pengembangan optimalisasi dapat dilakukan dengan meningkatkan nilai kinerja yang dijalani oleh perusahaan, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan output produksi. Memastikan kembali bagaimana sistem perusahaan bekerja untuk dapat meningkatkan nilai produktifitas SDM adalah tantangan terbesar dalam perusahaan.

(2) Strategi Pencegahan Loss

Salah satu hal terpenting yang menjadi nilai dari program cost saving adalah bagaimana perusahaan melakukan proses pencegahan atas loss yang muncul dari setiap kegiatan/ aktivitas proses.

(3) Strategi Peningkatan Kualitas

Salah satu program cost saving yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan cara meningkatkan nilai kualitas dari produk. Program peningkatan nilai tersebut dapat dijalankan dengan mengembangkan atau redesain dari produk sehingga mendapatkan nilai yang maksimal.

(4) Strategi Efisiensi Proses

Melakukan program lean process dapat dilakuan oleh perusahaan untuk dapat menghasilkan proses yang efisien. Waktu tunggu dan produk sampingan proses dapat diminimalkan. Memastikan proses dijalankan secara tepat dan menghilangkan reject atau hasil produk yang tidak sesuai

(5) Strategi Pengendalian Biaya

Penetapan budget operasional process harus dipastikan dijalankan.  Seluruh proses harus terukur dan terkendali sistematis untuk memastikan penyimpangan atas proses tidak muncul dan merugikan perusahaan.

Bagaimana dengan program cost saving yang dijalankan dalam perusahaan Anda? Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat untuk memastikan bahwa program cost saving berjalan dengan tepat dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Desain Pengembangan Sales dalam Perusahaan

Tantangan terbesar dalam kondisi ekonomi bebas saat ini adalah bagaimana membentuk desain pengembangan sales yang tepat dan efektif dalam perusahaan.  Perusahaan harus mampu mengembangkan desain organisasi dan strategi sales yang tepat agar memastikan

(1) Mensinergikan Sales & Service

Banyak perusahaan, khususnya yang bergerak dalam bidang customer good, lebih mengutamakan kekuatan pada aspek sales.  Padahal tidak sedikit peranan atas aspek layanan yang menjadi pengikat hubungan antara penyediaan penjualan dan pelayanan.

(2) It’s All About The Price

Banyak kegagalan perusahaan dalam menjual “produk” nya adalah masalah harga..  Bagaimana konsumen memiliki hak untuk dapat “memilih” berdasarkan pada harga dan kualitas. Ketidaktepatan dalam penetapan atas proporsi harga dan program menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa produk adalah sesuai dengan standar persyaratan.

(3) Inovasi Program Sales

Sales pada saat ini bukan hanya menjual “produk” namun yang terpenting adalah menjual “solusi”. Suatu tantangan bagi sales untuk mengedepankan solusi atas produk yang dapat dilakukan dalam produk yang dimiliki oleh perusahaan. Penggunaan teknologi dapat dipergunakan untuk secara terus menerus memberikan informasi yang kuat atas teknologi yang ada dalam perusahaan.

Bagaimana perusahaan memastikan bahwa sales didesain secara tepat? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan sistem operasional dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Menyusun Business Plan Perusahaan Secara Tepat dan Efektif

Ketika penggantian tahun sudah akan dilalui untuk memastikan bahwa suatu perusahaan akan menuju ke arah selanjutnya, maka menjadi tugas dari manajemen untuk menyusun business plan yang akan dipakai sebagai panduan dalam memastikan pengarahan terhadap jalannya perusahaan yang ada.  Bagaimana suatu konsep pengembangan perusahaan tersebut dijalankan dan dipastikan dimaksimalkan untuk mengembangkan suatu perancangan business plan yang tepat dan akurat.

Lalu bagaimana langkah yang tepat dalam menyusun business plan perusahaan? Berikut adalah tahapan-tahapan yang dapat dipergunakan dalam menyusun business plan.

(1) Melakukan Penyusunan Konsep Perusahaan Secara Tepat

Dalam melakukan proses penyusunan business plan, sebaiknya penyusunan konsep perusahaan adalah bagian terpenting yang harus mendapatkan posisi prioritas penting. Memastikan bagaimana perusahaan akan dikelola, penetapan atas konsep produk, serta penetapan terkait segmentasi atas produk yang dituju.

(2) Menyusun Business Process dalam Perusahaan

Adalah tepat bagi perusahaan untuk dapat memastikan bahwa perusahaan memiliki suatu business process yang tepat dan strategis. Penyusunan sistem perusahaan harus dapat dijalankan dalam bentuk penyusunan SOP (Standard Operating Procedure), job description maupun dalam penyusunan catatan-catatan yang penting dan menjadi persyaratan utama dalam perusahaan.

(3) Menyusun Analisis Keuangan Perussahaan

Melakukan kajian akan Capex dan Opex perusahaan.  Ada baiknya perusahaan menyusun cashflow sebagai bentuk prediksi  perusahaan. Menyusun estimasi usaha serta mengkajian suatu proses review atas BEP (Break Even Point) serta rasion rugi/laba perusahaan.

(4) Menyusun Program Kerja

Perusahaan menetapkan desain program kerja yang dapat mendukung terealisasinya seluruh perencanaan keuangan yang dimaksudkan tersebut.  Penyusunan program kerja sebaiknya ditetapkan dalam bentuk program kerja jangka panjang dan jangka pendek. Penyusunan periode evaluasi juga wajib ditetapkan dalam program kerja yang dimaksudkan tersebut.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam menyusun Business Plan perusahaan Anda. Pastikan bahwa business plan yang tepat dan efektif dapat memberikan kontribusi atas strategi perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)