Mengembangkan Program Kepemimpinan dalam Perusahaan

Banyak perusahaan, khususnya perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing, mengalami kesulitan ketika akan mengoptimalkan pelaksanaan kinerja dari sistem operasional perusahaannya. Banyak hal yang menyebabkan sistem menjadi terkendala untuk menjadi lebih optimal, salah satunya adalah kinerja dari perusahaan yang tidak dapat diterjemahkan oleh lini operasional untuk dijalankan secara detail teknisnya.

Dalam penerapan suatu program/ sistem adalah penting bagi perusahaan untuk melengkapi perangkat manajemennya dengan suatu kemampuan supervisory (memimpin dalam bentuk supervisor), dimana dalam kegiatan ini perusahaan dapat mengoptimalkan fungsi SDM untuk memastikan optimalisasi kinerja dari pelaksanaan sistem.

Dengan program pelatihan yang tepat, maka pengembangan program supervisory menjadi suatu nilai yang penting dan maksimal untuk didapatkan manfaatnya.

Program pelatihan yang tepat dapat menawarkan manfat berupa:

(1) Tahapan proses mengidentifikasi terkait dengan kapasitas leadership dari level supervisory yang ada.

(2) Tahapan proses untuk melakukan proses pengukuran terkait dengan kemampuan kepemimpinan

(3) Tahapan proses untuk menyusun rencana kerja dan memahami konsep kinerja kepemimpinan dalam perusahaan

(4) Tahapan proses untuk melakukan evaluasi kinerja dari pelaksanaan program kerja

Bagaimana suatu program kepemimpinan dapat berhasil? Suatu realisasi dari pelaksanaan pengembangan program harus dapat dipastikan terpantau. Suatu bentuk proses pelaporan dan evaluasi terkait dengan pelaksanaan kinerja sistem harus dipastikan dijalankan dan ditindaklanjuti untuk memastikan bahwa program tersebut tidak terputus dan pola kepemimpinan supervisory terbentuk dalam organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan Penyusunan Budget

Dalam menjalankan proses operasional, tentunya perusahaan membutuhkan adanya budget yang menjadi acuan dari pelaksanaan proses operasional yang dijalankan di lapangan.

Untuk dapat menyusun budget secara baik dan tepat, perusahaan harus memahami konsep-konsep dasar dari penyusunan budget. Adapun kegiatan dan pelatihan yang dijalankan akan dilakukan dengan satu hari pelatihan.

Dimana dalam pelatihan yang dimaksud, peserta akan mendapatkan manfaat yaitu:
(1) Memahami variabel-variabel biaya dalam perusahaan
(2) Melakukan proses penyusunan parameter budget
(3) Analisis dan pengamatan terkait dengan pengendalian biaya dari proses operasional
(4) Menyusun budget operasional
(5) Pembuatan format-format pelaporan operasional yang dibutuhkan untuk penetapan budget

Pertumbuhan bisnis usaha Anda, akan sangat terbantu apabila disertai dengan perencanaan yang baik. Pastikan Anda lakukan proses penetapan referensi eksternal yang dibutuhkan dalam manajemen operasional perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Langkah Menyusun HACCP untuk Food Service

Banyak perusahaan katering dan food service mengalami permasalahan ketika harus menyusun HACCP, mengapa? Karena pelatihan yang dibuat selama ini, lebih banyak mengajarkan tata cara penyusunan HACCP untuk sektor food industry. Sedangkan untuk sektor food service dan katering, sangat jarang untuk dibahas mengenai tata cara pembuatannya.

Lalu bagaimana proses penyusunan HACCP yang tepat dan efektif untuk sektor katering dan food service?

(1) Lakukan proses penyusunan kelompok produk

Sangat sulit untuk melakukan proses penyusunan Manual HACCP apabila berdasarkan seluruh kelompok menu yang ada. Alangkah baiknya, apabila proses penyusunan manual HACCP tersebut ditetapkan sesuai dengan kelompok produk yang ada dalam menu.

(2) Analisis seluruh bahan baku yang terkait

Lakukan proses pemeriksaan terhadap seluruh bahan baku yang digunakan, untuk memastikan bahwa bahan baku yang ada telah teridentifikasi status bahaya yang berpotensi untuk memberikan kontribusi terkait dengan proses pengendalian dari proses yang ada.

(3) Menyusun PRP (Pre Requisite Program) dari Program HACCP

Dimana melakukan proses penyusunan terhadap PRP berupa SSOP dan GMP yang dibutuhkan terkait dengan proses produksi. Perencanaan yang ada harus dipastikan dibuat secara efektif agar dapat secara maksimal dapat diimplementasikan ke dalam suatu kebutuhan operasional secara tepat dan tidak berlebihan.

Lakukan pengembangan dan penyusunan HACCP untuk katering dan food service untuk mengoptimalkan bisnis Anda. Lakukan pencarian eksternal yang tepat untuk dapat mendampingi perusahaan Anda dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Bagaimana Menyusun Standard Operating Procedure untuk Manufacturing?

Adalah suatu hal yang penting dan strategis bagi setiap perusahaan dalam memiliki sistem yang reliable dan efektif. Begitupula pada sektor manufacturing, dimana tingkat kebutuhan dan kepentingan untuk menyusun Standard Operating Procedure adalah hal yang sangat penting untuk dijalankan.

Lalu bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menyusun SOP khusus untuk sektor industri dan manufacturing:

(1) Lakukan proses pembelajaran alir proses produksi
Hal yang terpenting yang dapat dijalankan untuk melakukan proses penyusunan SOP adalah menetapkan alir proses dalam kegiatan produksi. Pelajari karakter operasional dari proses produksi yang dijalankan untuk kemudian memastikan bagaimana tahapan proses produksi dijalankan.

(2) Lakukan proses identifikasi terhadap business process
Pelajari proses operasional secara menyeluruh, termasuk di dalamnya adalah tata cara penjualan yang dijalankan dalam proses operasional produksi. Untuk kemudian mendapatkan ketetapan operasional proses untuk kemudian menetapkan SOP yang akan dibentuk.

(3) Pemahaman metodologi perencanaan produksi
Di dalam kegiatan produksi, adalah sangat penting untuk menetapkan perencanaan dalam proses produksi. Pembentukan PPIC (Production Planning dan Inventory Control) adalah sangat penting untuk memastikan bagaimana suatu proses produksi akan dijalankan secara tepat dan akurat.

(4) Proses penyusunan laporan produksi
Bagaimana tata cara dan mekanisme laporan produksi dijalankan, untuk memastikan bahwa laporan produksi tersebut itu akurat maka harus dipastikan adanya sistem verifikasi yang tepat dan optimal.

(5) Kaitan dengan Budget Operasional
Penyusunan SOP yang tepat dapat kemudian memastikan bahwa operasional perusahaan dapat dipastikan terukur dan terencana secara optimal dan akurat. Kembangkan format dan pengukuran-pengukuran yang tepat agar budget operasional perusahaan Anda dapat dikendalikan secara tepat dan maksimal.

Menarik untuk dicermati bagaimana suatu perencanaan operasional dapat dikendalikan secara tepat dan maksimal. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat dan optimal untuk memperbaiki sistem manajemen perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pentingnya Perusahaan Kemasan Memiliki Sertifikat HACCP

Dalam konsep keamanan pangan, adalah sangat penting untuk mengendalikan seluruh resiko yang muncul bagi produk pangan itu sendiri. Adalah hal yang penting dalam industri pangan untuk dapat mengendalikan keamanan pangan pada seluruh aspek/ segi operasional yang dimiliki. Termasuk di dalamnya adalah aspek dari industri kemasan yang mendukung produk pangan itu sendiri.

Terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk mengembangkan sistem manajemen keamanan pangan pada industri kemasan:

(1) Kemasan posisi inner/ primer

Kemasan ini adalah kemasan yang merupakan material pengemas yang sangat penting karena mengalami kontak langsung dengan produk pangan. Produk pangan yang sudah diolah dengan memperhatikan suatu bentuk jaminan keamanan pangan khusus tentunya harus dipastikan juga terkemas dalam kemasan yang tidak mencemari produk.

(2) Kemasan luar (outer)

Meskipun tidak secara langsung memiliki kontak langsung dengan produk pangan, adalah hal yang sangat penting untuk lebih memperhatikan keamanan pangan dari kemasan khusus untuk produk ready to eat. Dalam beberapa hal, kemasan yang digunakan harus lebih memperhatikan resiko terhadap keamanan pangan. Mengingat bahwa produk ready to eat adalah jenis produk yang sangat bersiko tinggi akibat tidak ada pengolahan lanjutan setelah sampai di konsumen.

Apakah perusahaan Anda adalah produsen kemasan untuk industri pangan? Mulailah untuk menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, untuk lebih meningkatkan nilai dari produk yang Anda supply. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Strategi Bijak Menyusun Struktur Organisasi dengan Konsep Matrix

Apakah perusahaan yang Anda miliki sekarang sedang dalam masa pertumbuhan atau perkembangan yang pesat? Apakah perusahaan Anda adalah suatu unit usaha yang menghasilkan jasa?

Bagi suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa, pertumbuhan usaha dapat menjadi bumerang yang merusak konsep organisasi Anda. Dimana pertumbuhan usaha, kadangkala membutuhkan peningkatan kualitas, kompetensi bahkan kuantitas dari sumber daya manusia. Pengembangan organisasi yang salah dapat menyebabkan tingginya beban biaya operasional sumber daya manusia namun tidak dapat membantu pengembangan strategis dari usaha itu sendiri.

Salah satu alternatif yang mungkin dapat dipertimbangkan bagi organisasi adalah dengan cara mengembangkan organisasi dengan membentuk struktur matrix. Apa yang dimaksud dengan struktur matrix? Struktur matrix dibuat dengan menyeimbangkan antara operational service yang ditetapkan, sistem penjualan maupun fungsi administrasi. Dimana posisi administrasi adalah posisi back office yang dipersyaratkan untuk menjalankan seluruh fungsi administrasi dan keuangan perusahaan secara tepat. Sedangkan fungsi marketing berguna mengembangkan bisnis, konsep pemasaran, pengembangan kemitraan serta mengoptimalkan nilai investasi dari perusahaan.Fungsi service dijalankan untuk menjalankan fungsi operasional perusahaan secara tepat dan sehat.

Apakah Anda tertarik untuk mengembangkan struktur organisasi seperti ini? Lakukan proses pencarian referensi eksternal secara tepat untuk dapat mengoptimalkan proses bisnis dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan ISO 9001 bagi Industri Air Minum Dalam Kemasan

Berkaitan dengan adanya pembaharuan peraturan pemerintah yang berhubungan dengan penerbitan SNI bagi perusahaan air minum dalam kemasan untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008. Bagi perusahaan air minum dalam kemasan ada baiknya untuk mengadakan pelatihan mengenai persyaratan ISO 9001 untuk industri Air Minum dalam Kemasan.

Pelatihan yang dijalankan selama dua hari akan membahas mengenai pemahaman terhadap klausul-klausul ISO 9001, proses penyusunan dokumentasi dan catatan mutu sesuai dengan persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, serta bagaimana melakukan program implementasi klausul ISO 9001 dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dalam perusahaan secara tepat dan efektif. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pelatihan FSSC bagi Industri Perikanan

Sistem Manajemen Keamanan Pangan adalah suatu bentuk konsep yang penting dan utama dalam industri perikanan. Selain memiliki sistem HACCP, disarankan juga dalam industri perikanan untuk melakukan proses set up FSSC (Food Safety System Certification). Lalu apa yang menjadi nilai penting dari program pelatihan ini.

(1) Peserta training dapat melakukan proses pembuatan sistem manajemen ISO 22000

(2) Peserta training dapat memahami GMP, SSOP maupun penetapan sistem HACCP dalam Industri Perikanan

(3) Peserta training dapat memahami ISO TS-22000-1

(4) Peserta training dapat melakukan proses penyusunan dokumen ISO 22000

Pelatihan yang dilakukan berdurasi dua (2) hari dengan detail program pelatihan yang dijalankan adalah sebagai berikut:

Hari Pertama

Pemahaman konsep keamanan pangan dalam industri perikanan

Pemahaman GMP, SSOP dan HACCP

Pemahaman tahapan penyusunan manual HACCP

Pemahaman tahapan penyusunan dokumen GMP dan SSOP

Proses evaluasi sistem

Hari Kedua

Pemahaman ISO 22000

Pemahaman ISO TS-22000-1

Pemahaman FSSC

Proses penyusunan dokumen ISO

Pengembangan sistem manajemen keamanan pangan adalah bentuk komitmen tentang bagaimana industri anda menjamin kualitas dan keamanan konsumen. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pentingnya Program Change Management dalam Perubahan Sistem

Ketika perusahaan melakukan perubahan terhadap sistem aplikasi program ataupun penerapan sistem baru (seperti Standard Operating Procedure), ada baiknya perusahaan menyiapkan program change management yang tepat dan strategis ketika akan menjalankan konsep perubahan tersebut. Konsep change management ditetapkan sebagai bentuk aplikasi perubahan pada tim yang ada dalam organisasi untuk kemudian menjalankan sistem yang dimaksudkan tersebut.

Beberapa tahapan penting yang harus dijalankan dalam menyusun program change management tersebut:

(1) Penetapan tim change management

Bagaimana proses penetapan terhadap change management tersebut dijalankan? Proses penyusunan tim harus dijalankan dengan menggunakan struktur yang tepat dan strategis. Penetapan fungsi manager, leader dan pelaksanaan harian dari suatu proses tanggung jawab sistem adalah penting untuk dijalankan.

(2) Program pelatihan

Change management team harus dipastikan memahami sistem secara tepat dan akurat. Program penetapan sistem secara strategis harus dijalankan untuk memastikan bahwa program pelatihan tersebut diikuti dengan konsep motivasi, leadership dan kemampuan audit. Dalam proses penerapan sistem kadangkala organisasi memiliki kecenderungan untuk kembali ke sistem sebelumnya dan tidak ingin menggunakan sistem yang baru. Dengan menggunakan tim change management adalah sangat tepat apabila tim tersebut secara konsisten memotivasi organisasi untuk menggunakan program yang dimaksud.

(3) Evaluasi dan Pelaporan

Tim secara kontinyu menjalankan kegiatan evaluasi dan pelaporan yang dianggap perlu untuk memastikan bahwa sistem terimplementasi secara tepat. Bagaimana pelaporan yang dimaksudkan tersebut dijalankan secara optimal, melakukan proses pencatatan apabila ditemukan tindak lanjut terhadap permasalahan sistem, begitu pula dengan tindakan perbaikan dan pencegahan yang perlu dijalankan.

Ada baiknya perusahaan menggunakan referensi eksternal yang tepat dan strategis ketika akan menjalankan perubahan sistem, pembentukan program change management adalah tepat dan optimal sehinggan sistem dapat dijalankan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Supplier Development Program

Banyak perusahaan yang melihat bahwa hubungan antara supplier dan perusahaan hanya dipastikan terprioritas pada keuntungan perusahaan saja, padahal terdapat aspek strategis yang penting yang perlu untuk dioptimalkan terkait dengan pengembangan strategi pada pemasok.

Dengan berkembangnya manajemen dari pemasok, secara pasti perusahaan juga menjalani suatu keuntungan dan perbaikan kualitas yang mampu masuk ke dalam pengembangan usahanya. Bagaimana perusahaan dapat menyusun sistem yang dapat mengembangkan nilai strategis dari pengembangan pemasok?

(1) Penerapan Sistem Seleksi yang Tepat
Dengan sistem seleksi yang tepat, perusahaan dapat secara obyektif dan strategis memilih pemasok yang akan masuk ke area proses operasional. Apabila secara bisnis, pemasok tersebut adalah pemasok tunggal yang sulit untuk tergantikan maka proses seleksi dapat dijalankan dengan sistem klasifikasi nilai/ grade.

(2) Program Pelatihan
Mengaplikasikan program pelatihan terintegrasi dan terpadu untuk dapat mengoptimalkan kapasitas dan kompetensi dari pemasok. Perusahaan ada baiknya meminta pemasok untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu, seperti ISO 9001 untuk dapat membantu meningkatkan kualitas dan menjamin konsistensi kualitas dari output produk yang ada pada pemasok.

(3) Audit Pemasok
Menjalankan fungsi audit sistem yang dijalankan oleh pemasok juga dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan hasil/output produk yang berkualitas baik. Ada baiknya kegiatan audit pemasok ini disusun dengan kriteria-kriteria yang mencakup dalam kegiatan sistem manajemen operasional perusahaan.

(4) Evaluasi Pemasok
Melakukan program evaluasi untuk dapat memastikan adanya pengukuran yang tepat terhadap kinerja pemasok selama pemasok tersebut menjalankan fungsi pasokan ke perusahaan.

Kembangkan sistem Supplier Development Program secara tepat, selain dapat membantu usaha Anda, sistem ini juga dapat membantu jaminan terhadap komitmen operasional pada usaha Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)